Ibu Selamat, Bayi Kembar Siam Asal Tambakbayan Ponorogo Meninggal

Sponsored Ad

Sponsored Ad


Setenpo.com– Akibat gagal multi fungsi organ bayi kembar siam dempet dada, asal Tambakbayan, Kota Ponorogo, Jatim yang baru dilahirkan secara caesar akhinya meninggal dunia di RSU Dr Soetomo SurabayaSelasa (19/1/2016) sekitar pukul 13.15 WIB.

Bayi kembar siam dempet dada sempat bertahan hidup sekitar 4 jam, namun kondisinya terus menurun dan akhirnya meninggal. Rencananya, bayi akan diotopsi untuk kemudian dipisah, di meja otopsi. Namun keduanya akan dimakamkan berdampingan.

Bayi kembar siam dempet dada perut asal Ponorogo yang diberi nama Husna Sanjaya dan Husni Sanjaya, akhirnya meninggal dunia. Bayi kedua meninggal sekitar 13.00 wib, kemudian sekitar pukul 13.15 bayi pertama meninggal dunia.

Kedua bayi perempuan anak dari pasangan Tiyas Rahmawati dan Andi Jaya, meninggal karena gagal multi fungsi organ. Bayi dengan kelainan bawaan sejak lahir yang komplek. Bayi ini lahir prematur dengan satu jantung, satu hati dan satu lambung.

Kini tim dokter RSU Dokter Soetomo Surabaya yang menangani bayi kembar siam ini akan melakukan otopsi dan pemisahan kedua bayi di kamar mayat rumah sakit.

Seperti dilaporkan pojokpitu, setelah diotopsi, baru diserahkan kepada pihak keluarga. Demikian dikatakan dr Agus Harianto, Ketua Tim Dokter yang menangani bayi kembar siam.

Mendengar kabar kematian ini, keluarga tak kuasa menahan tangis sedih. Mereka sangat kehilangan dengan bayi yang baru dilahirkan.  Namun mereka hanya bisa pasrah kepada Tuhan atas cobaan yang diberikan. Andi Jaya, ayah bayi kerbar tersebut mengatakan, keluarga menyetujui proses otopsi yang akan dilakukan dan pemisahan demi kepentingan ilmu kesehatan.

Seperti yang di beritakan, tim RSU Dokter Soetomo telah sukses melakukan operasi caesar darurat terhadap bayi kembar siam dempet dada asal Ponorogo Jawa Timur. Tim Dokter Sutomo Surabaya melakukan tindakan ini untuk menyelamatkan ibu dan kedua bayi, yang masih berusia 34 minggu dalam kandungan. Bila tak segera dilakukan operasi ini, nyawa sang ibu terancam, karena kondisi bayi sejak dalam kandungan telah terdeteksi bayi kembar siam memiliki satu jantung, hati dan lambung.

Operasi caesar
Tim bedah kembar siam rumah sakit RSU Dr Soetomo Surabaya, Selasa (19/1/2016) siang berhasil mengoperasi caesar ibu yang mengandung janin kembar siam asal Ponorogo.Usai operasi terlihat bayi mengalami dempet dada dan perut yang komplek, sementara sang ibu dalam keadaan baik, sementara bayi kondisinya terus menurun.

Demi keselamatan sang ibu, tim dokter kembar siam akhirnya memutuskan Tyas Rachmawati tersebut dioperasi caesar walaupun usia kandungan masih menginjak 8 bulan.Operasi caesar berlangsung selama 30 menit dan berhasil mengeluarkan dua bayi berjenis kelamin perempuan, yang mengalami dempet dada dan perut yang komplek. 

Dr Agus Hariyanto, ketua tim kembar siam RSU dr. Soetomo mengatakan, tim dokter masih melakukan perawatan intensif bayi kembar siam ini di ruang ICU GBPT RSU dr Soetomo Surabaya.
Tim dokter akan melakukan tes lanjutan, untuk mengetahui apakah benar jika bayi mempunyai satu hati, satu jantung dan satu lambung, seperti yang dideteksi sebelumnya hasil tes USG.Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasangan Andi Jaya dan Tyas Rachmawati dirujuk ke RSU dr. Soetomno dari RS Mawardi Solo, karena bayi dalam kandungannya dideteksi kembar siam dempet dada perut. 

Rujukan tersebut dengan pertimbangan bahwa di RSU Dr Soetomo ada tim dokter yang khusus menangani kembar siam dan sudah berpengalaman.(surabayaonline.co)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: