Gelar Razia, Satpol PP Ponorogo Jaring 24 Pelajar

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Gelar Razia, Satpol PP Ponorogo Jaring 24 Pelajar

PONOROGO – Razia pelajar digelar petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo, Senin (11/1/2016) di sejumlah tempat yang sering dijadikan pelajar saat bolos sekolah. Di antaranya warung lesehan Jalan Pramuka, kawasan Stadion Batorokatong, kawasan taman kota, dan rental playstation.

Aksi kejar kejaran petugas Satpol PP tidak dapat terhindarkan saat penangkapan pelajar nakal itu. Seperti saat di jalan Pramuka, puluhan pelajar yang dijaring razia berusaha melarikan diri namun berhasil digagalkan oleh anggota Satpol PP yang bertugas.

Sumartuji selaku Kasi Ops Satpol PP Ponorogo mengatakan bahwa razia ini sengaja dilakukan karena untuk mengurangi berbagai kemungkinan negatif pelajar seperti salah satunya tawuran.
Dari sejumlah tempat, petugas menjaring 24 pelajar yang bolos sekolah. Mereka diangkut menggunakan dua truk untuk dibawa kantor Satpol PP.

Salah seorang pelajar yang terjaring, Andik mengaku ia dan teman-temannya hanya ingin makan, sebelum sekolah masuk pada pukul 09.30 WIB.
Mereka yang terjaring razia diberi pengarahan dan menandatangani pernyataan, untuk tidak mengulangi perbuatannya. Para murid juga baru bisa pulang jika guru, wali kelas atau wali murid yang tertangkap datang.

Gelar Razia, Satpol PP Ponorogo Jaring 24 Pelajar
Sumartuji, Kasi Satpol PP Kabupaten Ponorogo, menjelaskan bahwa razia digelar karena karena banyak keluhan dari sekolah dan wali murid, karena banyak siswanya yang bolos saat jam pelajaran. Ia menambahkan bahwa razia akan digelar rutin tiap bulan
 
” Kita hari ini sengaja adakan razia pelajar diwarung-warung yang sering menjadi tempat jongkrong membolos para pelajar, dan ada 24 pelajar yang kita amankan, ini semua untuk menghindari hal negatif pada siswa seperti tawuran antar pelajar, membolos jam sekolah dan atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan aksi membolos ini” ujar Sumartuji.

Setelah didata, Satpol PP Ponorogo memanggil guru dan wali kelas dari sekolah masing-masing untuk diserahkan kembali. Jumlah 24 siswa tersebut terdapat dari beberapa sekolah SMP dan SMU di kabupaten Ponorogo.

Gelar Razia, Satpol PP Ponorogo Jaring 24 Pelajar
Aksi para pelajar saat ini memang masih banyak yang perlu kita sesalkan, selain membolos, para pelajar laki-laki juga kerap merokok di warung. Dan tidak sesuai dengan etika yang seharusnya dimiliki oleh para siswa.
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: