Utang PDAM Ponorogo Rp 23,8 M, Diputihkan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Setenpo.com , Ponorogo - Kebijakan pemerintah pusat soal pemutihan utang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) seluruh Indonesia, disambut lega PDAM Kabupaten Ponorogo. Imbas kebijakan pusat ini, PDAM Ponorogo akhirnya bias bernafas lega. Pasalnya, saat ini tanggungan utang PDAM Ponorogo masih tersisa sebesar Rp 23,8 miliar. Pemutihan utang PDAM tersebut dilakukan setelah mendapat kebijakan dari Pemerintah pusat yang meminta seluruh utang PDAM se Indonesia sebesar Rp 3,4 triliun diputihkan.

Dari kebijakan, maka di tahun ini semua piutang negara terhadap PDAM se Indonesia, termasuk Ponorogo telah dihapuskan. Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot percepatan pemenuhan sambungan rumah air bersih di seluruh Indonesia yang ditargetkan 10 juta sambungan.

Kabat terkait pemutihan utang tersebut dibenarkan direktur PDAM Ponorogo Lardi, Rabu (24/02/2016). Menurut Lardi, pemutihan utang PDAM diketahui setelah mengikuti rapat Verifikasi Opsi Penyelesaian Piutang Negara terhadap Perusahaan Daerah PDAM yang digelar di Jakarta pada Rabu (17/2) minggu lalu.

Warga Ponorogo meminta pelayanan PDAM lebih optimal usai hutangnya diputihkan. realita.co

 “Jadi sarannya untuk melengkapi administrasi pemerintah daerah Ponorogo membuat Perda Penyertaan Daerah kepada PDAM. Saat ini Perda sudah ada namun belum mencukupi nilai dari pada hutang ke PDAM sebesar Rp. 23 milyar lebih. Namun di Perda kemarin masih Rp. 17 milyar,” kata Lardi.

Menurutnya, Perda ini nantinya harus diatur secara khusus, karena persyaratan ini diharapkan bisa selesai tahun 2016 ini. Dalam perda tersebut akan ada peraturan khusus yang mengatur tentang pemutihan utang PDAM di Kabupaten Ponorogo.

 “Dan nantinya akan terbit Perpres atau Permendagri yang akan turun di bulan April 2016, karena Undang- undangnya saat ini baru digodok. Insyaallah dengan adanya pemutihan utang PDAM ke pusat ini, dana Pemkab Ponorogo tidak jadi membayar ke pusat,” jelasnya.

Ditambahkan, penghapusan utang PDAM seluruh Indonesia itu merupakan salah satu program percepatan pemerintah pusat dalam rangka memperhatikan kesehatan masyarakat. Peluang yang baik ini secepatnya telah disampaikan kepada eksekutif dan legislative.

 “Terkait kebijakan pusat tentang penghapusan utang PDAM, diharapkan dengan adanya kebijakan seperti ini, target pemerintah pusat yakni pemasangan sambungan air bersih ke rumah warga bisa rampung,” tukasnya. art/www.realita.co
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: