Air Terjun Kokok Sawoo, Masih Perawan, Indah Menawan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Setenpo.com, SAWOO – Kecamatan Sawoo menyimpan potensi wisata nan indah. Pemandangan alam nan elok berupa air terjun dapat dinikmati di Dusun/Desa Temon. Ya, air terjun Kokok Sawoo namanya. Gemercik air mengalir di tengah bebatuan besar. Hamparan tanaman nan hijau di sekeliling air terjun melengkapi pemandangan indah alam Sawoo.

Tapi, untuk menikmati  keelokan air terjun itu butuh perjuangan berat. Dari Ponorogo, harus menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer ke Dusun Temon. Dari dusun itu, tidak sulit mencari lokasi air terjun karena ada penunjuk di titik parkir terakhir, halaman rumah milik Sigit Rianto, anggota Karang Taruna pengelola wisata air terjun.Dari rumah Sigit, perjalanan masih harus dilanjutkan dengan melewati medan terjal. Jaraknya cukup jauh, sekitar lima kilometer berjalan kaki. ‘’Jika ingin ke air terjun, harus persiapan. Selain medan berat, cuaca juga terik,’’ tambahnya.

Namun, bagi penikmat pemandangan alam, sepanjang jalan menuju air terjun adalah pesona tersendiri. Sungai Temon terlihat indah dari kejauhan, dihiasi bebatuan. Kebun milik warga adalah salah satu halan yang harus dilalui. Sampai di lokasi air terjun, lelah terbayar. Menurut Sigit, air terjun tersebut memang tergolong baru. Pengunjung saban hari tak lebih dari sepuluh orang. Tapi, jumlah itu akan naik berlipat saat akhir pekan. ‘’Sejak awal 2016 jumlah pengunjung semakin banyak,’’ terangnya.

Menurut Sigit, air terjun tersebut sudah lama diketahui warga desa. Namun, baru setahun belakangan warga berinisiatif menjadikan air terjun Kokok Sawoo sebagai destinasi wisata. Pengelolaan diserahkan kepada karang taruna setempat. ‘’Kami yang pasang papan penunjuk arah dan mengelola parkir,’’ katanya.

Sigit mengatakan, pengunjung bebas datang kapan saja ke air terjun Kokok Sawoo. Tapi, tidak boleh di atas pukul 16.00. Sebab, biasanya hujan mengguyur sehingga medan berbahaya dilintasi. Jika pengunjung memerlukan pemandu, karang taruna siap sedia.

Kabid Pengembangan Pariwisata Disbudparpora Ponorogo Farida Nuraini mengatakan, air terjun Kokok Sawoo memang mengundang penasaran banyak orang untuk berkunjung. Terutama penghobi fotografi. Tapi diakuinya, medan berat cukup menghambat keinginan kebanyakan orang.‘’Untuk membuat Kokok Sawoo jadi wisata yang dikunjungi banyak orang, butuh banyak pembenahan,’’ jelasnya. (Radar Madiun)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: