Asal Nyalip, Nyawa Jadi Taruhan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Setenpo.com, NGAWI – Ini akibatnya bila naik motor mengabaikan keselamatan. Asal salip bus Safari Dharma Raya, justru nyawa yang menjadi taruhan. Sunarto, 65 warga Desa Planglor, Kedunggalar tewas mengenaskan di Jalan Raya Ngawi-Mantingan, Desa Sidolaju, Kedunggalar. Korban terlindas ban belakang bus bernopol AA 1515 DN yang disopiri Nurhadi. Peristiwa yang terjadi di pagi buta itu tak urung juga menyebabkan kemacetan di jalur tengkorak tersebut.

‘’Saya tidak tahu persis kejadiannya seperti apa, soalnya sedang tidur. Bangun-bangun yang di depan teriak awas-awas. Setelah itu bus berhenti ternyata ada yang tertabrak,’’ ujar Siti Qodariah seorang penumpang bus yang masih tampak trauma kemarin.






Peristiwa nahas itu bermula saat bus Safari Dharma Raya yang ditumpangi rombongan dari Bali hendak ke Solo. Dari arah timur (Ngawi) melaju cukup kencang. Bus hendak mendahuli pikap yang berjalan sedikit menepi. Itu juga disusul Sunarto yang mengendarai Suzuki Nex bernopol AE 5980 LB. Petaka menjemput begitu dari arah berlawanan muncul mobil yang tak diketahui identitasnya.

Menghindar dari terjangan mobil dari arah depan, Sunarto menepi ke bodi bus. Namun justru motor tersenggol bemper bus yang menyebabkan Sunarto terpelanting. Nah saat jatuh itulah ban belakang bus menggilas tubuh korban.

Tubuh korban juga sempat terseret tiga meter. Sebab bus yang ditumpangi belasan penumpang itu juga menghindari kecelakaan yang lebih fatal. ‘’Sayakan mau menyalip, ternyata sepeda motor juga ikut nyalip. Karena terlalu mepet, akhirnya menabrak bemper depan bagian kiri,’’ terang Nurhadi usai memberikan keterangan ke petugas.

‘’Saya tidak tahu kalau sampai tertinlindas ban. Setahu saya ya kena bemper, setelah itu saya langsung menepi dan mematikan mesin. Tahu-tahu korban sudah tergeletak dan terluka parah,’’ ungkapnya.

Melihat kondisi yang dialami korban, Nurhadi bersama dengan kenek bus langsung berlari menuju pos polisi yang tak jauh dari dari lokasi. Polisi yang datang melakukan evakuasi terhadap korban. Juga memberikan pertolongan kepada penumpang bus yang sebagian dalam kondisi shock.

Korban dibawa ke RSUD dr Saeroto. Sedangkan, sopir bus pariwisata itu dibawa ke unit Lakalantas 2 Polres Ngawi yang terletak di Kedunglengki guna menjalani pemeriksaan. Sementara belasan penumpang dipindah ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan. ‘’Benar, bahwa pagi tadi (kemarin, Red) telah terjadi kecelakaan di daerah Sidolaju. Tepatnya di Barat monumen Soerjo. Kecelakaan yang terjadi karena kelalaian yang dilakukan oleh pengendara. Sementara korban langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto untuk identifikasi,’’ pungkas Kasat Lantas Polres Ngawi AKP I Made Parwita. (mg2/dip/radar madiun)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: