Manjakan Sari Gunung, Pemkab Ponorogo Gelontorkan Dana Rp 1 Miliar

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Setenpo.com, Ponorogo - Perusahaan Daerah Pertambangan (PDP) Sari Gunung kembali dimanjakan Pemkab Ponorogo. Perusahaan yang bergerak pada jasa peledakan itu mendapat kucuran dana Rp 1 miliar tahun ini. Besaran anggaran bersumber APBD tersebut untuk memaksimalkan produksi dan penguatan kelembagaan. Meski, perusahaan di Sampung itu hanya mampu menyumbang pendapatan Rp 32 juta kepada pemkab sepanjang tahun lalu.

Dirut PDP Sari Gunung Wahyu Ari Basuki mengatakan, dana tersebut digelontorkan secara bertahap menyesuaikan APBD pemkab. Dana Rp 1 miliar tersebut diklaim Ari penting untuk mendongkrak produksi PDP Sari Gunung. Diakuinya, produksi perusahaan belum maksimal. ‘’Kami tidak bisa leluasa bergerak karena belum ada payung hukum baru untuk mengembangkan usaha. Sekarang hanya berkutat peledakan batu gamping di Sampung,’’ terangnya.

Sedang, pengolahan batu mentah menjadi gamping dikelola masyarakat setempat. Ari berencana bakal menjual batu mentah. Pihaknya kini tengah mencari perusahaan yang membutuhkan batu mentah dengan kandungan magnesium dan kalsium seperti batuan di Sampung. Ari mengaku bakal menggunakan kucuran dana tersebut untuk membeli mesin-mesin baru. Tujuannya tentu untuk mendongkrak produksi. ‘’Kalau sudah ada perusahaan yang membeli tentu perlu penambahan alat,’’ jelasnya.

Selain itu, perusahaan yang dikelolanya hanya sebatas bergerak di jasa peledakan. Perusahaan belum sampai pada bidang pengelolaan. Ari mengaku juga kesulitan mengembangkan perusahaan lantaran terbentur aturan. Tak urung, dia meminta pertimbangan wakil rakyat untuk segera merumuskan Perda Pertambangan dan Mineral. Dengan begitu, pihaknya dapat mengeksplorasi sumber mineral lain. Bukan hanya di Sampung, tapi juga di kecamatan lain. Pasalnya, potensi pertambangan dan mineral cukup melimpah. Ari tunjuk bukti potensi batu andesit, marmer, sirtu, hingga emas yang di kawasan Ponorogo belum tersentuh sama sekali. Beberapa tempat malah sudah dieksplorasi pihak swasta. ‘’Dengan payung hukum ini kami yakin bisa maksimal hingga menyumbang PAD lebih banyak,’’ paparnya sembari menyebut pasang target Rp 50 juta lebih untuk PAD tahun ini.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Ponorogo Widodo menargetkan PDP Sari Gunung mampu menyumbang Rp 100 juta tahun ini. Itu mengacu besarnya kucuran dana yang sudah digelontorkan. Widodo meyakini target bukan hal mustahil. Apalagi Dirut PDP Sari Gunung Ari Basuki memiliki rencana matang terkait pengembangan perusahaan. Widodo mengaku bakal mendesak pemkab merumuskan perda pertambangan dan mineral tersebut. Dia menargetkan tahun depan perda sudah jadi. ‘’Secara pengelolaan Ponorogo kalah jauh dari daerah lain. Perusahaan daerah yang bergerak di bidang pertambangan dan mineral seharusnya menguasai potensi di daerah masing-masing. Bukan hanya di satu kecamatan dengan satu jenis pertambangan,’’ ujarnya. (Radar Madiun)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: