Satpol PP Ponorogo, Sikat Puluhan Reklame Kedaluwarsa

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Setenpo.com, Ponorogo - Satpol PP Ponorogo bertekad tak pandang bulu menertibkan reklame yang sudah habis masa izinnya. Sejak Jumat (18/3) lalu, petugas merazia puluhan reklame liar yang terpasang di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang panen reklame kedaluwarsa adalah kawasan terminal Seloaji. Lebih dari 20 reklame diangkut Satpol PP.

Kasi Ops Satpol PP Ponorogo Sumartuji menjelaskan, pihaknya tidak pandang bulu dalam menggasak reklame liar. Mulai ukuran kecil hingga ukuran besar, instansi atau perusahaan manapun. Salah satu titik berat razia adalah reklame melewati izin pemasangan. ‘’Pokoknya kalau sudah melewati batas waktu, ya kami angkut,’’ tegasnya.

Menurut Sumartuji, pihaknya sebenarnya sudah kerap menginformasikan kepada pemasang reklame bahwa batas izin pemasangan sudah lewat. Namun, pemasang cenderung cuek. Menurutnya, pihak pemasang reklame seakan hanya mau memasang tapi enggan melepas. ‘’Padahal kalau event itu sudah lewat ya tentu kan tidak ada fungsinya reklame itu. Kecuali yang sifatnya promosi produk,’’ tambahnya.

Sumartuji menuturkan, lantaran seringnya pemasang membandel, Satpol PP tanpa peringatan langsung menertibkan. Begitu selesai disurvei, Sumartuji bersama anggota langsung turun ke lapangan. ‘’Kalau yang batas waktu dan penempatannya tidak bermasalah, ya tidak kami copot,’’ terangnya.

Menurut Sumartuji, alasan razia bukan karena ada penilaian adipura. Di era kepemimpinan baru bupati Ipong Muchlissoni, Sumartuji menginginkan penegakan setiap peraturan lebih baik. Misalnya, pebertiban reklame, gepeng atau PKL. ‘’Kami menginginkan untuk membawa Ponorogo lebih indah dan tertib sesuai peraturan.Kami juga akan bersihkan semua yang mengganggu di trotoar. Baik parkir maupun PKL. Trotoar dikembalikan ke fungsinya,’’ jelasnya.(Radar Madiun)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: