Diduga Kehabisan Bahan Bakar di Jalan Menanjak, Kendaraan Angkutan Desa Terguling di Jalan Raya Ngebel

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Diduga Kehabisan Bahan Bakar di Jalan Menanjak, Kendaraan Angkutan Desa Terguling di Jalan Raya Ngebel
Setenpo.com, NGEBEL - Sebuah Mobil angkutan desa (angkudes) terguling di tanjakan jalan setinggi tiga meter di jalan raya Dukuh Tumpuk, Desa Kemiri, Jenangan, Jumat (8/4/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kecelakaan tunggal ini dikarenakan bahan bakar mobil angkudes habis yang mengakibatkan mesin mobil mati.

Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan seorang sopir dan enam penumpang angkudes luka-luka dan dirawat di Puskesmas Jenangan.

Tujuh korban itu antara lain Sarkin(45) Musringah(60), warga Dukuh Krajan, Desa Semanding, Jenangan. Astipah(65), warga Desa Sraten, Jenangan. Maryanto(60), warga Dukuh Nglogung, Desa Smanding, Jenangan. Miton(55), warga Desa Kemiri, Jenangan. Suwoto(50), warga Dukuh Sidomukti, Desa Talon, Ngebel. Warsito(65) sopir angkudes, warga Dukuh Jati, Desa Ngrogong, Ngebel.

Kapolres Ponorogo, AKBP Ricky Purnama, mengatakan kecelakaan yang menimpa angkudes bernomor polisi AE 378 US dengan jurusan Ponorogo-Ngebel terjadi di jalan raya Dukuh Tumpuk, Desa Kemiri.

Ricky mengatakan awalnya pada saat mobil angkudes tersebut dari arah Ngebel mengantarkan penumpang ke arah Ponorogo. Pada saat di jalan Dukuh Tumpuk, angkudes tersebut akan berbelok ke arah pasar Dukuh Tumpuk dan pada saat di posisi jalan menanjak.

Diduga Kehabisan Bahan Bakar di Jalan Menanjak, Kendaraan Angkutan Desa Terguling di Jalan Raya Ngebel







Secara mendadak mesin mobil angkudes itu mati karena kehabisan bahan bakar, sehingga kendaraan tersebut mundur dan jatuh dari jalan tanjakan setinggi tiga meter.

“Akibatnya mobil angkudes tersebut jatuh dan ringsek. Setelah dicek, ternyata mesin mobil angkudes itu mati karena bahan bakarnya habis,” kata dia, Jumat.

Selanjutnya,  sejumlah polisi dan warga bergotongroyong untuk mengevakuasi mobil angkudes itu dan membawa korban ke Puskesmas Jenangan. Informasi terkini korban mengalami luka-luka, 3 diantaranya bahkan harus menjalani rawat inap. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu dan kerugian material masih dihitung.
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: