Jenazah Lamiatun TKW Hongkong Asal Slahung Ponorogo, Tiba Di Rumah Duka

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Setenpo.com, Slahung -  Silih berganti nasib malang menimpa para TKI dari Ponorogo Jawa Timur. Jenazah Lamitun, TKW yang bekerja di Hongkong asal Desa Janti kecamatan Slahung tiba di Ponorogo, Kamis, (07/04).

Delapan tahun bekerja di Hongkong, wanita kelahiran 9 Juni 1970 ini meninggal akibat sakit.
Lamitun berangkat ke Hongkong melalui PT. Jasatama Dana Mandiri Jakarta pada tahun 2009. Setelah habis kontrak dua tahun, Lamitun memperbarui kontraknya hingga beberapa kali dan sampai saat ia meninggal.

"Lebaran wingi nembe wangsul, trus terakhir telpon dinten Kemis niku sambat masuk angin", tutur Jemani suami Lamitun.

Jemani menyampaikan bahwa keluarga ikhlas akan musibah ini. Diketahui Lamitun mempunyai dua orang anak. Yang sulung juga menjadi TKW di Hongkong, sedang anak kedua masih duduk di bangku SD.

Atas kematian Lamitun ini keluarga mendapat santunan Rp. 28 juta dari majikan, Rp. 5 juta dari PT. Jasatama dan Rp. 5 juta dari  agennya di Hongkong.

Karena bu Lamitun ini sudah finish kontrak tahun 2011 dan renew kontraknya sendiri, maka asuransinya sudah hangus. Jadi kami hanya bisa menyampaikan santunan, ujar perwakilan PT. Jasatama.

Baca juga "Ayah Ini Rindu Anaknya yang Tak Pulang 21 Tahun Menjadi TKI di Malaysia"

Sedangkan Budiono dari BNP2TKI ketika dikonfirmasi via sms membenarkan hal ini. Memang hak asuransi di dalam negeri sudah hangus tapi untuk asuransi di luar  negeri akan kami  telusuri dulu, tulis Budiono.
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: