Ditinggal Ayah Menjadi TKI Di Malaysia, Anak Kandung Hamili Ibunya Hingga Melahirkan dan Bayinya Dibuang

Sponsored Ad

Sponsored Ad
LOMBOK - Kasus menggemparkan terjadi Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang pria inisial SPR, menggauli ibu kandungnya sendiri, NRH. Bayi dari hasil hubungan gelap dibuang di pantai dan ditemukan warga.

Perkara ini sedang ditangani Polres Lotim. SPR  sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Lotim.

Sedangkan ibu kandungnya, NRH, warga Gegerung,  Dusun Cemperoan, Pringgabaya, masih dirawat di puskesmas karena kesehatanya belum normal paska melahirkan. Kasus ini pun ditangani sepenuhnya oleh unit PPA Polres setempat.

Kasus pembuangan bayi ini terbongkar berawal ditemukannya  bayi perempuan oleh salah seorang warga. Bayi malang tersebut ditemukan di bawah pohon pisang dekat Pantai Duduk

Diduga bayi itu dibuang tak lama setelah dilahirkan. Warga yang menemukan langsung membawa bayi itu pulang.

Selanjutnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Pringgabaya. Kasus pembuangan bayi akhirnya terbongkar. Ternyata  pelakunya adalah  anak dan ibu kandungnya sendiri

Setelah dipastikan, pelaku SPR pun ditangkap ditahan polisi.Tak lama kemudian, yang bersangkutan penahanannya dilimpahkan ke Polres Lotim guna pemeriksaan lebih lanjut

Kini kasusnya masih dalam pemeriksaan intensif di PPA Polres Lotim. Tidak hanya SP R, petugas juga akan memproses ibu kandungnya untuk dimintai pertanggung jawabannya terkait kasus ini.

Kanit PPA Polres Lotim, Aiptu I Nyoman Samba, menjelaskan, setelah SPR  ditahan, Polsek setempat kemudian     melimpahkannya ke Polres Lotim.

“Sudah dilimpahkan  ke sini. Anaknya diamankan, sementara  ibunya dirawat di Puskesmas, ” terang Samba.

Kasus ini dalam pengembangan pihak kepolisian. Namun status pelaku masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Pihaknya pun kini sedang mendalami keterangan pelaku, untuk mengetahui seperti apa  modus perbuatan bejat pelaku ini. Apakah perbuatannya dilakukan karena suka sama suka, ataukah karena paksaan.

Meski kasus ini sudah ditangani pihak berwajib, namun kisah cinta terlarang dua insan yang seharusnya saling mengasihi laiknya ibu dan anak ini malah terlibat hubungan gelap. NRH kemudian hamil lalu bayinya dibuang ke pantai.

Berikut ini kami paparkan 7 fakta mencengangkan di balik kasus pemuda Lotim gauli ibu kandung:

1. SPR sudah terpisah dengan ibunya, NRH sejak masih 3 tahun. Dan baru bertemu kembali 17 tahun kemudian atau saat pemuda Lotim itu sudah dewasa, 20 tahun.

2. NRH, meski masih berstatus istri dari suaminya, inisial Syam, warga Desa Songak, Kecamatan Sakra, namun tinggal sendiri. Suaminya bekerja di Malaysia sebagai TKI, sementara ia pulang kampung dan tinggal bersama anaknya, SPR.

3. NRH baru lima bulan lalu menikah dengan Syam, saat keduanya tinggal bersama di Malaysia sebagai TKI. Namun Syam menyuruh NRH pulang kampung.

4. SPR melakukan hubungan terlarang itu saat dirinya sedang mabuk karena terpengaruh minuman keras (miras). Ia kemudian mendatangi ibunya lalu menggagahi NRH dalam keadaan mabuk.

5. SPR membantah keras kalau tindakannya menghamili NRH karena ada unsur paksaan. Di hadapan penyidik, SPR mengaku menggauli NRH karena suka sama suka.

6. Aksi bejatnya menggauli ibu kandungnya sendiri itu sudah berlangsung cukup lama. Hubungan intim itu dilakukan SPR sejak ibunya pulang sebagai TKI dari Malaysia.

7. Hubungan gelap SPR dan NRH ini terungkap setelah bayi buah cinta terlarang mereka dibuang ke pantai dan ditemukan warga. Pembuangan bayi itu atas kesepakatan SPR dan NRH. SPR sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Lotim. Sedangkan NRH masih dirawat di puskesmas, pascamelahirkan.

Baca juga "TKW Rita Divonis Mati di Malaysia, Suami Gugat Cerai"

Namun apapun motif di balik hubungan terlarang ini, keduanya harus siap menanggung risiko. Baik itu sanksi sosial maupun proses hukum yang sudah menanti SPR.

Sumber : sulsel.pojoksatu.id
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: