Kecelakaan Truk Vs Truk, 10 korban Terluka di Sawoo Ponorogo

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SAWOO - Kecelakaan hebat terjadi di Jalan antar Kabupaten Ponorogo- Trenggalek, Jumat (29/7.2016). Lokasi tepatnya di Desa Pangkal Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo.

Kecelakaan  yang melibatkan truk dengan nomor polisi AG 8927 UT yang dikemudikan Dwi Siswanto (38) warga Temon Sawoo yang berisi 9 penumpang di bak belakang dengan truk dengan nomor polisi AE 8709 SF yang dikemudikan Deny Purnomo (29) warga Mlarak Ponorogo.

Dari pantauan beritajatim.com di lapangan, satu truk yang dikemudikan Dwi Siswanto mengalami remuk, ringsek di body depan dan bak truk hancur. Sementara truk yang dikemudikan Deny hampir tidak ada yang lecet. Hanya pintu sopir mengalami ringsek ke belakang

Dwi mengatakan membawa 1 Sopir  5 orang pekerja  dan 3 orang anak punk yang mengaku pulang menonton konser Endang Soekamti di Kediri. Dan, hampir semuanya luka.

Korban mengalami luka ringan dirawat di UGD dr Harjono. Sementara 3 orang mengalami luka berat, diantaranya gegar otak dan harus mendapatkan perawatan khusus di ruang tindakan.

Berikut nama-nama korban kecelakaan :
1. Dwi Siswanto (38) sopir warga Temon Sawoo Ponorogo,
2. Sarjono (44) warga Tumpak Pelan Tulungagung,
3. Juni (41) warga Tulungagung,
4. Sarji (41) warga Tulungagung,
5. Pardi (26) warga Tulungagung,
6. Septian Dwi Yulianto (18) warga Bulukerto Wonogiri,
7. Prayitno (38) warga Tulungagung,
8. Yesa Fendi (20) warga Bulukerto Wonogiri,
9. Efras Devi Kurniawan (20) warga Bulukerto Wonogiri.
10. Dan satu lagi yang belum diketahui identitasnya.

Salah satu korban yang sadar, Septian, mengatakan, kejadian kecelakaan sangat cepat. "Kejadiannya cepat banget, saya tidak sadar," katanya.

Menurut warga Wonogiri tersebut, dia dan dua temannya memang menumpang truk dari daerah Trenggalek. Saat itu, posisinya dia dan teman pulang dari nonton konser Endang Soekamti di Kediri.

Dia mengaku memang truk yang membawa dirinya dan temannya sangat laju kencang. Pun dengan arah berlawanan, ada truk yabg memakan marka jalan. "Bruk, dan sadar-sadar sudah disini," pungkasnya.

Salah satu saksi, Salim (55) warga setempat, mengatakan, dia dengan jelas melihat kejadiannya. Dari arah Ponorogo truk yang dikemudikan Deny berisi bekatul menyalip truk yang berisi jagung.

Pun dari arah Trenggalek yang dikemudikan Dwi menyalip sepeda motor. Karena jarak terlalu dekat, sopir dari arah Trenggalek tidak bisa menghindari. "Truk dari Ponorogo oleng, dan yang dari Trenggalek jika banting setir juga akan memakan korban banyak," katanya.

Sementara sopir truk berisi Katul, Deny, tidak mau berkomentar banyak. Dia hanya diam ketika handak diwawancarai.

Sumber : beritajatim.com

Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: