Maling Gasak Emas dan Uang Milik Warga Prayungan Sawoo

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SAWOO - Tidak hanya di tengah kota, maling spesialis rumah kosong di Ponorogo mulai merambah aksinya ke desa. Polres Ponorogo harus tertampar kembali dengan dibobolnya rumah kosong di Kecamatan Sawoo.

Tepatnya di Dukuh Brajan Rt 01/01 Desa Prayungan Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo. Rumah milik Marsono (41) pegawai BPR Jati.

Tidak tanggung-tanggung kerugian yang harus ditanggung yakni  dengan rincian kalung emas seberat 14.800 gr, sepasang anting seberat 1.600 gr, sebuah cincin seberat 1.750 gr, gelang dengan berat 5.150 gr, kaling dan liontin 9.600 gr. Selain itu uang tunai bentuk pecahan dengan total Rp 3 juta.

Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Harijadi, mengatakan, saat maling menggasak rumah korban memang dalam keadaan kosong. "Jadi memang ditinggal ke penganten, ke Lembeyan Magetan. Rumah korban memang kosong," katanya.

Kemudian, lanjut dia, anak dari Korban yakni Sri Wulandari pulang dari kuliah. Saat tiba di rumah, Sri sudah kaget dengan keadaan rumahnya.

"Pintu depan atau pintu utama di ruang tamu masih mulus. Namun pintu kamar orang tuanya sudah seperti dicongkel,' katanya.

Karena itu lah, Sri menelepon orang tua. Saat mengecek yang tunai sebesar Rp 3 juta dan perhiasan sudah habis digasak oleh maling.

Pun dengan pihak kepolisian langsung olah TKP. Harijadi menuturkan saat olah TKP didapati pintu utama memang tidak dirusak. Namun diduga maling masuk melalui jendela yang dicongkel. "Karena memang ada bekas congkelannya," katanya.

Harijadi menghimbau agar masyarakat tetap berhati-hati ketika meninggalkan rumah. Mantan kapolsek Siman ini tidak menampik jika Polres Ponorogo kebobolan aksi maling untuk kesekian kalinya.

"Kapolres Pun menghimbau kepada selirih jajarannya lebih waspada. Jangan sampai kebobolan lagi," pungkasnya. [mit/but]

Sumber : beritajatim.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: