Gadis Montok di Madiun Jadi Umpan Pemerasan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN - Berhati-hatilah jika anda berkenalan dengan teman di sebuah sosial media. Pasalnya, di Kota Madiun, seorang gadis 20 tahun jadi umpan aksi pemerasan komplotan bandit. Dengan bermodal pisau dapur, komplotan tersebut melakukan aksi pemerasan dengan kekerasan sebanyak 6 kali.

Komplotan bandit yang sudah 6 kali  melakukan aksi pemerasan dengan kekerasan di wilayah Madiun.  Satu di antaranya terpaksa dilumpuhkan oleh petugas karena berusaha melarikan diri  saat penangkapan.

Keempat tersangka  ini ditangkap oleh   petugas Satreskrim Polres Madiun Kota di tempat berbeda.  Para bandit ini diketahui bernama Budi Supriyono (36) warga Kabupaten Sidoarjo, Sugeng Prayitno (38) warga Bengkulu, dan Anto Kurniawan (26) warga Kabupaten Tulang Bawang Lampung. Sementara seorang lagi adalah gadis (20) bernama Danies Eky Pratama warga Kabupaten Malang yang berperan menjadi umpan untuk menjerat calon korbannya.

Modus pemerasan dengan kekerasan ini didalangi oleh Budi Supriyono. Budi meminta Danies mencari mangsa dengan berkenalan melalui media sosial Facebook. Setelah mendapat mangsa, pelaku Danies mengajak korban berinisial RDK (18) warga Kota Madiun bertemu di suatu tempat sepi.

Di lokasi pertemuan,  pelaku mengajak korban hubungan intim di area persawahan. Saat mereka berdua bercumbu mesra,  tiba-tiba pelaku Sugeng dan Anto menghampiri Danis dan RDK dengan menodongkan pisau dapur ke arah korban. Ini diungkapkan AKBP Susatyo Purnomo Condro , Kapolres Madiun Kota.

Kini keempat pelaku terpaksa harus meringkuk di balik jeruji besi dan dijerat dengan pasal 368 KUHP, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(end)

Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: