Kades Japan Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana TKD

Sponsored Ad

Sponsored Ad
BABADAN - Kepala Desa (Kades) Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Haryono Putro (41) resmi ditetapkan tersangka oleh Sat Reskrim Polres Ponorogo. 

Dari saksi-saksi yang hampir semua memberikan keterangan bahwa Haryono telah menilap uang negara sekitar Rp 52 juta untuk kepentingan pribadi.

Uang yang ditilap yakni uang tanah kas desa (TKD) tahun anggaran 2013-2014 dan 2014-2015.

"Haryono sudah resmi kami tetapkan sebagai tersangka korupsi uang TKD," kata kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan kepada beritajatim.com, Rabu (10/8/2016).

Sebenarnya, lanjut dia, tersangka sudah mengembalikan uang tersebut. Namun proses hukum tetap berlanjut. Sesuai dengan audit BPK Jatim, Haryono telah menggunakan uang TKD sebesar Rp 52 juta lebih.

"Dia mengembalikan uang TKD setelah dilakukan penyidikan. Jadi memang kasus harus dilakukan," terangnya.

Sementara Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Ponorogo, IPDA Nanang Budianto, menjelaskan, dari beberapa kali pemeriksaan, tersangka menggunakan uang TKD untuk kepentingan pribadi. Dari total uang TKD yang seharusnya Rp 175 juta hanya disetorkan Rp 125 juta.

"Jadi memang ada pengakuan. Dan beberapa saksi juga mengatakan uangnya digunakan," katanya.

Sementara informasi yang dihimpun beritajatim.com, kasus penyalahgunaan ini dilaporkan oleh warga setempat pada Juni 2015 lalu. Permintaan masyarakat agar tersangka mengembalikan uang.

Namun permintaan tersebut tidak digubris. Sampai akhirnya ditangani unit tipikor Reskrim Polres Ponorogo. (mit/ted)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: