Perangkat Desa di Jambon Jadi Pengepul Togel

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Aprin - (Foto: Beritajatim)
JAMBON -  Perangkat desa seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Namun hal itu tidak berlaku di Dusun Bulu, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

Betapa tidak, seorang perangkat desa di dusun tersebut justru menjadi pengepul judi togel (toto gelap). Pelaku bernama Agus Siswanto (38) perangkat desa setempat. Kini Agus hanya bisa menyelasi perbuatannya dari balik jeruji besi.

"Kami melakukan penggerebekan saat tersangka melayani para pengambil hasil togel. Nah, saat pelaku asyik melayani pelanggan itulah kami lakukan penggerebekan di rumahnya," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Aprin kepada wartawan, Jumat (5/8/2016).

Harun mengatakan, penangkapan perangkat desa nakal ini berawal dari laporan masyarakat. Bahwa di Desa Bulu Lor Kecamatan Jambon dijadikan tempat judi togel. Anggota, lanjut dia, melakukan pendalaman. Dan memang mendapati bahwa ada penjualan judi togel yang tidak kecil.

"Bisa dibilang gede dan komplotan. Soalnya mereka bekerja dengan cara berjaringan," ungkap mantan Kapolres Banjarbaru ini.

Saat dicokok petugas, Agus tidak sendiri. Polisi juga menangkap dua tersangka lain. Yakni Doni Dwi Supriyanto (37) warga Dukuh/Desa srandil, Kecamatan Jambon, dan Seta Gaguk Tri Admaji (30,) warga Dukuh Sumpel, Desa/Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

"Dari ketiga tersangka, kami menyita berbagai perangkat penjualan togel, tiga buah handphone untuk operasional, dan uang sejumlah Rp 5.398.000. Karena perbuatannya pelaku dikenai pasal 303 KUHP tentang perjudian," pungkas Kapolres.

Sumber : beritajatim.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: