Satreskrim Polres Ponorogo Sikat Praktik Tambang Ilegal di Sambit

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SAMBIT –Pelaku praktik tambang ilegal di Ponorogo diam-diam masih berani beroperasi. Satreskrim Polres Ponorogo pada Selasa (9/8) lalu menindak tegas penambangan pasir uruk di Nglewan, Sambit. Galian tipe C tersebut diketahui tidak mengantongi izin. Praktik sembunyi-sembunyi itu diduga sudah dilakukan selama sebulan terakhir.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Darmawan menuturkan, pihaknya melakukan penggerebekan penambangan tersebut usai menerima informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui penambangan pasir uruk tersebut tidak mengantongi izin. Pemiliknya yakni berinisial JP, warga setempat. JP diketahui melakukan penambangan di sebuah bukit di Dukuh Depok, Nglewan, Sambit. Sejauh ini, penambangan yang dilakukan sudah seluas 100 meter persegi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui praktik penambangan ilegal yang dilakukan JP sudah dilakukan sejak sebulan terakhir. Namun, praktik ilegal tersebut baru terungkap lantaran JP tidak melakukan penambangan setiap hari. Meskipun, alat berat seperti ekskavator didiamkan di lokasi. JP hanya menambang jika ada pesanan pasir uruk datang. ‘’Lokasi penambangan itu juga baru. Dia tidak setiap hari melakukan penambangan, maka tidak banyak yang tahu,’’ kata Rudi Darmawan.

Rudi mengaku pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penambangan ilegal tersebut. Saksi yang telah diperiksa diantaranya tiga sopir truk pengangkut pasir uruk, seorang staf checker dan operator ekskavator. Barang bukti yang disegel dan disita diantaranya satu unit ekskavator, dua unit truk, serta buku administrasi operasional tambang. ‘’JP belum ditetapkan tersangka. Saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi,’’ ujarnya.

Untuk menjerat tersangka, dibutuhkan keterangan menyeluruh dari saksi, termasuk pemilik dan saksi ahli. Keterangan dari saksi ahli diperlukan untuk mengetahui dampak lingkungan yang ditimbulkan dari praktik ilegal itu. Kerugian materiil yang ditimbulkan juga belum bisa dihitung. ‘’Ada beberapa titik penambangan di Ponorogo yang tidak memiliki izin. Jika kedapatan melakukan praktik penambangan, kami tindak,’’ tegasnya.(mg4/irw)

Sumber : radarmadiun.co.id
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: