Besuk, warga Yogyakarta bisa nikmati jutaan bakpia gratis

Sponsored Ad

Sponsored Ad
JOGJA - Memperingati Merti Bakpia, sejumlah wanita di Kampung Sanggrahan, Yogyakarta bergotong royong membuat bakpia yang nantinya akan dibagikan secara gratis pada Minggu (18/9).

Sebagai informasi, Merti Bakpia merupakan sebuah upacara yang dilakukan oleh warga Pathuk sebagai ungkapan rasa syukur atas rejeki apa yang telah mereka dapatkan melalui penjualan makanan khas Yogyakarta ini.

Salah satu anggota koperasi Sumekar, Maryani mengatakan acara ini dipercaya dapat menyumbang kemajuan bagi dunia pariwisata kota Yogyakarta. Selain itu, dia juga nerharap masyarakat mengetahui bahwa kelurahan Ngampilan merupakan cikal bakal pembuat bakpia.

"Harapannya agar mengembalikan ikon kampung Sanggrahan, kediarak dan dibagikan secara gratis ke urahan Ngampilan sebagai sentra pembuat bakpia," kata Maryani di Yogyakarta, Jumat (16/9).

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 5 gunungan bakpia akan diarak mengelilingi kelurahan Ngampilan, yang terdiri dari Gunungan Lanang (laki-laki), gunungan Wadon (perempuan), dan tiga gunungan anakan. Arak-arak tersebut akan dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB melalui Jalan KS Tubun-Jalan Letjend Suprapto, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Bhayangkara, dan kembali lagi ke Jalan KS Tubun.

"Dalam setiap gunung itu terdiri dari 5 ribu butir bakpia. Utamanya terdiri dari rasa keju dan kacang hijau," imbuhnya.

Warga Yogyakarta juga dapat mengambil bakpia gratis di stan yang sudah disediakan di sepanjang jalan KS Tubun.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bakpia dalam gunung ini, tak perlu khawatir akan kebersihan bakpia setelah diarak keliling. Sebab, tiap-tiap bakpia akan dibungkus dengan plastik baru kemudian ditempel pada gunungan.

"Tidak akan kotor kena debu karena tiap bakpia akan dikemas pakai plastik. Plastik juga disertai logo 52 brand bakpia yang telah tergabung dalam koperasi Sumekar," ujarnya.
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: