Hafal Jam Patroli Tim "Paparazi"

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN – ‘Paparazi’ bentukan Satpol PP Kota Madiun kecolongan. Siang bolong kemarin (27/9), sepasang anak baru gede (ABG) tertangkap kamera asyik beradu mesra kelewat batas di gazebo sisi utara Taman Bantaran Kali Madiun. Tak pelak, ulah nekat itu mengundang rasa risih pengunjung lainnya. ‘’Apa ya pantas berbuat seperti itu? Anak sekarang urat malunya mungkin sudah putus,’’ tukas Khusnul Khotimah, salah seorang pengunjung.

Khusnul mengaku pernah menegur pasangan muda-mudi yang tepergok bermesraan di Taman Bantaran. Alih-alih menghindar, sejoli itu malah menyebutnya kampungan. ‘’Katanya saya sok suci lah, dan banyak lagi yang bikin kuping panas,’’ ungkapnya.

Suyanto, pengunjung lainnya, menyatakan tidak alergi dengan aksi pacaran muda-mudi. Hanya, jika itu dilakukan dalam batas kewajaran dan tidak diumbar di tempat umum. ‘’Kalau pacaran wajar tidak masalah, toh saya juga pernah muda,’’ ucapnya.

Kasatpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono enggan disebut pihaknya kecolongan. Menurutnya, ‘paparazi’ bentukannya sudah bertugas all out memelototi lokasi fasilitas umum yang terindikasi menjadi ajang pacaran muda-mudi. Bagi yang tertangkap kamera bermesum ria akan diproses. ‘’Bukannya kecolongan, tapi wilayah kami kan luas. Mungkin juga mereka hafal jam operasi petugas,’’ kilahnya.

Dia menjelaskan, para petugas dibekali kamera dengan lensa yang cukup menjangkau sasaran dari jarak jauh. Jika alat bukti didapat, mereka baru melangkah mengamankan pasangan muda-mudi yang tertangkap kamera bermesraan kelewat batas.

‘’Ditunjukan fotonya dan dimintai keterangan. Setelah itu didata dan diminta membuat pernyataan,’’ ujarnya sembari menyebut pacaran kelewat batas di tempat umum melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Bagi pasangan yang diamankan, lanjut dia, orang tua serta pihak sekolah atau kampus akan dipanggil untuk diberi pengarahan agar ikut mengawasi dan melakukan pembinaan. ’’Tidak hanya dari warga lokal, anak muda luar daerah (yang terjaring) juga banyak,’’ tuturnya. (pra/isd/radar madiun)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: