Ingin Memanen Buah Mlinjo, Warga Nongkodono Meninggal Terjatuh

Sponsored Ad

Sponsored Ad
KAUMAN - Niat awal ingin memanen buah mlinjo di belakang rumah. Kakek Djimin (60) warga Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo malah meninggal terjatuh dengan kondisi kepala retak.

Keheningan langsung pecah diikuti suara tangisan anak kakek Djimin saat mendengar suara 'kedebug'. Setelah dicek, ternyata Djimin sudah tewas di tempat setelah jatuh dari pohon mlinjo setinggi 5 meter.

"Tidak biasa-biasanya kakek Djimin jatuh saat memanjat pohon mlinjo. Padahal, Kakek Djimin terbiasa panen dan mengambil sendiri," kata Katimun, salah satu saksi mata.

Katimun menuturkan, sebelum kejadian, Djimin memanjat ranting keropos. Sehingga diperkirakan tidak kuat. Sampai akhirnya jatuh dan tewas.

Sementara Kapolsek Sumoroto, Kompol Budi Nurtjahto, menuturkan, peristiwa naas ini bermula ketika Djimin memanjat pohon Mlinjo yang ada di belakang rumahnya. Budi menjelaskan saat memanjat di paling ujung, batang pohon patah sehingga menyebabkan jatuh.

"Djimin memang sengaja memakai gergaji untuk memotong dahan dan meraih buah mlinjo. Tidak hanya itu kepala juga membentur tanah. Jadi kepala Kakek Djimin pecah," terangnya.

Budi menerangkan kejadian tersebut murni kecelakaan. Karena memang tidak ada orang. Dan keadaan pohon mlinjo yang tua.

Di sisi lain, Pihak SPTK Polres Ponorogo melakukan olah TKP di lokasi. Untuk kepentingan penyelidikan, Polisi langsung membawa bekas ranting pohon mlinjo yang patah. [mit/but]

Sumber :http://beritajatim.com/peristiwa/276025/jatuh_dari_pohon_mlinjo,_meninggal_seketika.html
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: