Ini Penjelasan Kejari Ponorogo soal Terdakwa Prijo Naik KA Eksekutif

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Naik KA Eksekutif: Kasie Pidsus Kejari Ponorogo, Happy Al Habibi. [Foto: pramita/bj.com]
PONOROGO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ponorogo mulai buka suara pascaberedarnya video dan foto jaksa serta terdakwa korupsi, Prijo Langgeng, naik kereta api (KA) eksekutif dalam perjalanan menuju Pengadilan Tipikor Surabaya.

Kejari Ponorogo beralasan bahwa terdakwa korupsi dalam keadaan sakit. Sehingga perjalanan harus dialihkan menggunakan KA eksekutif, bukan mobil tahanan pada umumnya. Tak ada pengawalan ketat dari Kepolisian.

Kepala seksi (Kasie) Pidana Khusus (Pidsus), Happy Al Habibi, tak menjelaskan secara gamblang persoalan itu. Happy hanya mengatakan bahwa belum ada SOP yang jelas tentang perjalanan dari Ponorogo ke Surabaya.

"Alasan kemanusiaan saja. Karena memang terdakwa sakit, bukan karena ada apa-apa. Tapi terdakwa lain, Praminto, naik mobil. Mobil tahanan juga ikut ke Surabaya mengantarkan terdakwa lain," kata Happy kepada awak media.

Hal ini juga dikuatkan dengan surat pernyataan sakit tertanggal 1 September 2016 lalu oleh terdakwa korupsi, Prijo Langgeng. Ironisnya, isi surat keterangan sakit dengan pernyataan Happy tak sama.

Karena Happy menjelaskan bahwa mobil tahanan juga ke Surabaya. Namun kenyataannya di surat keterangan sakit, mobil terparkir di halaman stasiun KA Madiun. [air/mit/beritajatim.com]
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: