INKA selesaikan kereta penumpang pesanan Bangladesh

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Ekspor Gerbong Kereta Api Ke Bangladesh. Pekerja mengawasi proses pemindahan gerbong kereta api dari truk pengangkut ke kapal kargo Seiyo Spring di Terminal Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/3/2016). PT Industri Kereta Api (Inka) akan mengekspor sebanyak 15 unit gerbong kereta api jenis Meter Gauge (MG) dan Board Gauge (BG) pada tahap pertama dari 150 unit ke Bangladesh. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Madiun (ANTARA News) - PT Industri Kereta Api (Persero) di Kota Madiun, Jawa Timur, berhasil menyelesaikan pengerjaan sebanyak 150 unit kereta penumpang pesanan Negara Bangladesh sesuai target yang direncanakan.

Senior Manager Secretary, Public Relations, dan CSR PT INKA (Persero) Cholik Mochamad Zam Zam di Madiun, Rabu, mengatakan penyelesaian pengerjaan tersebut ditandai dengan pengirim terakhir tiga unit gerbong tipe BG pesanan Bangladesh dari Madiun ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Tiga unit kereta itu nantinya akan digabungkan dengan gerbong-gerbong lainnya yang telah dikirim lebih dulu secara bertahap ke pelabuhan.

"Tiga gerbong kali ini merupakan pengiriman yang terakhir. Ketiga gerbong tersebut akan dikirim ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk digabungkan dengan sejumlah gerbong lainnya yang siap kirim ke negara pemesan. Sesuai rencana, seluruh gerbong yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak akan dikirim ke Bangladesh pada tanggal 25 September 2016," ujar Cholik kepada wartawan.

Dengan pengiriman tiga gerbong terakhir tersebut maka selesai sudah pengerjaan kontrak 150 kereta penumpang pesanan Bangladesh yang tendernya diperoleh PT INKA pada November tahun 2014 dengan nilai hampir Rp900 miliar tersebut.

"Sesuai kontrak, gerbong akan diserahkan secara bertahap hingga akhir tahun 2016. Dan PT INKA sudah berhasil memenuhi target itu," kata dia.

Ia memastikan, pihak pemesan yakni Negara Bangladesh, menyatakan kepuasannya akan hasil kerja anak negeri tersebut. Hal itu ditandai dengan sejumlah kontrak yang telah terjalin selama ini.

"Selama ini PT INKA sudah beberapa kali menyuplai pesanan kereta ke Bangladesh, seperti di tahun 2012 dan tahun ini. Alhamdullilah, mereka puas, baik untuk layanan selama pemesanan maupun pascapemesanan," katanya menjelaskan.

Atas kondisi tersebut, pihaknya optimistis PT INKA akan kembali meraih tender tahap berikutnya dari Bangladesh untuk pengerjaan 250 unit kereta penumpang. Nilai kontrak dari tender tersebut mencapai sekitar Rp1,2 triliun.

"Kami optimistis akan kembali memenangkan tender tersebut pada November mendatang. Sedangkan pengerjaannya akan dilakukan mulai tahun 2017. Selain itu, kami juga sedang melakukan tender untuk pesanan negara Sri Lanka," katanya.

Selain pengerjaan luar negeri, PT INKA (Persero) selama tahun 2016 juga menggarap kereta pesanan dalam negeri. Yakni untuk menyuplai pesanan dari PT KAI (Persero) dan Kementerian Perhubungan. Seperti kereta ekonomi dan eksekutif "new consept" yang akan diserahkan ada tahun 2017.
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: