Pakai halaman SDN 5 buat hajatan, pejabat ini tak merasa bersalah

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Merdeka.com - Halaman SD Negeri 5 Depok Baru berubah fungsi menjadi lokasi hajatan pernikahan pada Jumat hingga Sabtu lalu. Hajatan yang digelar di jam belajar membuat suasana tidak kondusif hingga dipulangkan lebih awal.

Kepala sekolah sudah dipanggil Dinas Pendidikan Pemkot Depok. Belakangan diketahui pemakai halaman sekolah adalah Pengawas UPT TK SD Pancoran bernama Sukarjo. Dia menggelar pernikahan anaknya di sana.

Sukaharjo berpendapat pengguna fasilitas sekolah tidak merugikan orang lain. "Kalau saya tidak pernah mempersalahkan apa-apa," kata Sukarjo, Selasa (20/9).

Dia merasa apa yang dilakukannya lebih baik ketimbang kelakuan banyak orang menutup jalan saat menggelar hajatan pernikahan. Protes orang-orang, sambungnya, hanya bentuk ketidaksenangan pada dirinya.

"Sekarang begini bagaimana kalau dengan orang yang menutup jalan dalam hal pernikahan. Toh juga masalah toh. Kenapa yang saya dipermasalahkan?" tanyanya.

Sebelumnya diberitakan, Sukarjo memakai fasilitas SDN Depok Baru 5 untuk acara hajatan. Acara digelar dua hari yaitu Jumat-Sabtu. Akibatnya kegiatan belajar siswa terganggu sejak kemarin. "Acaranya dua hari. Jumat kemarin akad nikah, hari ini resepsinya," kata OL salah satu wali murid.
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: