Gadis Tuna Grahita Asal Madiun Ini di Hamili Oleh Ayah Tiri

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN – Keceriaan kini nyaris tidak pernah lagi tergambar di wajah IW, 17, warga Desa/Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Itu setelah gadis tuna grahita tersebut diduga dicabuli Par, 60, ayah tirinya, hingga hamil.

Kali pertama IW dipaksa melayani nafsu bejat sang ayah tiri pada Mei silam. ‘’Waktu itu malam-malam dia pulang dari minum (miras), terus minta dikeroki,’’ kata IW didampingi Muhadi, ketua Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI), usai melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Madiun Kota, kemarin (25/10).

Permintaan itu ternyata sekadar modus. Saat dikeroki, Par minta IW melepas pakaiannya dan disuruh terlentang. Tanpa dikomando, Par yang nafsu bejatnya sudah di ubun-ubun langsung menindih anak tirinya tersebut. ‘’Lalu saya digituin,’’ ujarnya.

Aksi pertama berlangsung mulus, Par pun ketagihan. Apalagi, kondisi rumah sepi lantaran istri Par sedang bekerja di luar negeri. Seingat IW, selama beberapa bulan terakhir pria bejat itu sudah tiga kali menggaulinya. Pun setiap melakukan pencabulan, IW diancam tidak boleh berteriak.

Tidak tahan dengan perilaku Par, IW yang merupakan siswa salah satu sekolah luar biasa (SLB) di Jiwan itu sempat berniat menceritakan kejadian tersebut ke gurunya. Namun, guru yang hendak dicurhati tidak berada di rumah.

Nah, pertengahan September lalu saat upacara hari Senin di sekolah IW mendadak pingsan. Kejadian serupa terjadi Senin berikutnya. Salah seorang guru lantas berinisiatif membawa IW ke puskesmas setempat. Hasil pemeriksaan, gadis itu hamil dua bulan.

Sebelumnya, guru yang curiga dengan kondisi kesehatan IW mencoba memeriksa urinnya dengan test pack. Hasilnya, ternyata positif. ‘’Awalnya tidak mau pergi ke sekolah. Saya juga datang ke rumahnya untuk membujuk agar mau ke sekolah,’’ kata salah seorang guru.

Ketua LGMI Muhadi mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap IW hingga polisi bisa mengusut tuntas dugaan tindak asusila tersebut. ‘’Kasus ini harus segera diungkap. Kasihan korbannya, apalagi si anak ini berkebutuhan khusus,’’ tegasnya.

Terpisah, Kasatrekrim Polres Madiun Kota AKP Masykur mengaku pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap laporan tersebut. Pun pelakuknya masih akan diselidiki. ‘’Sesuai laporan pelakunya si bapak tiri,’’ ujarnya. (rgl/isd)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: