Hasil Terbaru Pencarian Korban Taifun Megi di Taiwan, Temukan Celana Hadi Baskoro

Sponsored Ad

Sponsored Ad
JENANGAN – Hadi Baskoro, 48, TKI asal Semanding, Jenangan yang dikabarkan menjadi korban taifun Megi di Taiwan pada 27 September lalu masih belum ditemukan. Perkembangan terbaru, petugas menemukan celana tak jauh dari lokasi ditemukannya bangkai truk yang dikemudikan Hadi. Dinsosnakertrans kemarin (10/10) mendatangi rumah Umiati untuk mengonfirmasi temuan celana dan foto-foto hasil pencarian di Taiwan.

Kepala Dinsosnakertrans Ponorogo Sumani, mengatakan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada keluarga Hadi dengan update informasi dari Taiwan. Permintaan keluarga yang ingin Hadi ditemukan dalam kondisi apapun terus diupayakan. Dia menjelaskan, dinas sudah berkoordinasi dengan BNP2TKI dan KDEI Taipei, meminta mereka agar terus mendorong pemerintah Taiwan melakukan pencarian. ‘’Sesuai permintaan keluarga, kami upayakan agar pencarian kembali dilakukan. Permintaan kami sudah direspons, dan Minggu (9/10) pencarian mulai dilakukan lagi,’’ ujarnya.

Selain itu, Sumani juga membawa berkas berupa data hasil pencarian kepada Umiati. Sebagian besar data merupakan foto-foto dokumentasi pemerintah setempat dan KDEI selama proses pencarian. Yang sudah dipastikan adalah foto celana yang ditemukan petugas. Umiati membenarkan itu celana suaminya. ‘’Sudah dikonfirmasi bahwa celana yang ditemukan adalah milik korban (Hadi Baskoro, Red),’’ terangnya.

Menurut Sumani, jika memang Hadi tidak ditemukan, pihaknya mengumpulkan berbagai dokumen terkait hak-hak yang seharusnya diberikan kepada keluarga. Mulai dari asuransi, upah Hadi selama di Taiwan dan lainnya. Dijelaskan, KDEI dan para TKI yang ada di Taiwan juga membantu pencarian dengan menggelar doa bersama. ‘’Di Taiwan, perkumpulan TKI dan KDEI terus menggelar doa bersama supaya Hadi dan seorang TKI lainnya yang jadi korban segera ditemukan,’’ jelasnya.

Sementara, Umiati mengaku terus berharap dan berdoa agar pencarian segera membuahkan hasil. Umiati yang pernah merasakan dahsyatnya taifun kala menjadi TKW di Taiwan tahun 2000, siap dengan kemungkinan terburuk. Kendati kecil kemungkinan suaminya selamat, dia tetap ingin agar ditemukan dalam kondisi apapun. Terkait ditemukannya celana, Umiati yakin itu milik suaminya. ‘’Saya yakin celana itu adalah milik suami saya. Semoga pencarian terbaru yang dilakukan bisa membuahkan hasil,’’ ujarnya.(mg4/irw/radarmadiun.co.id)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: