Kejaksaan Ponorogo Jemput Paksa Mantan Wabup Yuni Widyaningsih

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo akhirnya melakukan jemput paksa tersangka kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2013, Yuni Widyaningsih alias Ida, Rabu (26/10/2016) siang.

Pantauan beritajatim.com ada empat lokasi yang digeledah oleh pihak Kejari Ponorogo. Dugaan sementara mantan wakil bupati (wabup) Ponorogo bersembunyi di tempat-tempat tersebut.

Yakni di kantor PT Buana Karya Suryapratama di Jalan dr Sutomo Ponorogo, rumah pribadi Ida di Jalan Ir Juanda Tonatan Ponorogo, Pangkalan Gas dan Distributor di Jalan Panjaitan dan rumah ibu kandung Ida di Jalan Raden Saleh.

Ada tujuh orang dari kejari Ponorogo yang ikut dalam upaya jemput paksa tersebut dengan menumpangi dua mobil. Sampai berita ini diturunkan, rombongan masih melakukan upaya jemput paksa.

Sementara, Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ponorogo, Happy al Habiebie, mengatakan, memang ada upaya jemput paksa. "Iya kami jemput paksa tersangka Ida. Karena beberapa kali mangkir," katanya singkat ke wartawan.

Diberitakan sebelumnya, tersangka Ida telah dipanggil oleh Kejari Ponorogo selama tiga kali. Namun tiga kali berturut-turut, Ida selalu mangkir. Terakhir, Selasa (25/10/2016) Ida kembali mangkir . (mit/ted/beritajatim.com)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: