Penyebab Tewasnya TKW Ponorogo di Hongkong Dari Lantai 11 Disebut Murni Kecelakaan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Berdasarkan dokumen dan kronologis Kepolisian Hongkong, tewasnya Dhinia Sabatini, tenaga kerja wanita asal Kabupaten Ponorogo, disebutkan murni kecelakaan. Jenazah ibu satu anak baru ditemukan keesokan harinya oleh warga setempat.

"Jadi bukan hanya jenazah saja yang dikirim ke kampung halaman Dhinia. Dokumen dan kronologi jatuh dan ditemukannya korban juga diikutkan. Dari dokumen itu, Dhinia jatuh dari lantas sebelas apartemennya bekerja karena murni kecelakaan. Diperkirakan korban terjatuh pada malam hari dan ditemukan warga setempat pagi harinya," kata Sumani saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/10/2016) siang.

Dia mengatakan, jenazah Dhinia tiba di rumah duka, Jalan Kumbokarno, Kelurahan Surodikraman, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Kamis (20/10/2016) sekitar pukul 01.00 dinihari.

Setibanya di rumah duka, jenazah tidak dishalatkan dan langsung dimakamkan di kampung halamannya tadi pagi.

Untuk hak-hak keluarga korban sebagai ahli waris, Sumani mengungkapkan diberikan kepada kepada ahli waris setelah dokumen persyaratan untuk pencairan terkumpul. Salah satu dokumen itu yakni rekening suami korban sudah diserahkan kepada Dinsosnakertrans Ponorogo.

Khusus bantuan dari majikan, Sumani mengatakan sudah diserahkan kepada suami korban. Bantuan yang ditransfer ke rekening suami korban sebesar Rp 33 juta. Tak hanya itu, bantuan santunan dari perusahaan yang memberangkatkan Dhinia juga sudah diserahkan saat berada di Bandara Juanda Surabaya.

"Jarang ada majikan yang memberikan santunan berdasarkan pengalaman terdahulu," kata Sumani.

Terkait dugaan bahwa majikan korban sering melakukan kekerasan terhadap Dhinia saat masih bekerja sebagai asisten rumah tangga, Sumani belum mengetahuinya. Hanya saja kepedulian majikan dinilai sangat tinggi pasca-korban ditemukan tewas terjatuh dari lantai 11.

Setelah asuransi dalam negeri cair, Sumani menambahkan dana asuransi dari luar negeri, sisa gaji dan hak-hak lainnya segera diserahkan kepada keluarga korban. Dana asuransi akan ditransfer ke rekening suami korban.(KOMPAS.com)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: