Pria Sakit Jiwa Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO — Warga RT 001/RW 002, Dukuh Plosorejo, Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Ponorogo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki menggantung di pohon mangga, Selasa (18/10/2016).

Laki-laki tersebut diketahui bernama Jemiran, 44, warga setempat dan merupakan penderita gangguan kejiwaan. Jemiran pernah menjadi pasien rumah sakit jiwa di Solo.

Mayat Jemiran kali pertama dilihat istrinya, Jumiati, Selasa sekitar pukul 08.50 WIB. Saat itu, Jumiati sedang memberi makan itik sambil memanggil suaminya itu.

Namun, Jemiran tidak kunjung menjawab panggilan Jumiati. Saat Jumiati menengok ke belakang rumah, ia melihat tubuh suaminya sudah tergantung di dahan pohon mangga.

“Saya langsung mengambil pisau dapur dan memotong tali plastik yang melilit lehernya. Saya lalu berteriak meminta tolong kepada tetangga,” kata dia kepada polisi.

Jumiati menuturkan dari catatan kesehatannya, suaminya memang memiliki riwayat penyakit jiwa dan sudah beberapa kali berobat di rumah sakit jiwa Solo.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, mengatakan setelah mendapatkan laporan mengenai penemuan mayat itu, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi pun langsung memeriksa mayat Jemiran dan melakukan visum luar.

Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Jemiran. Kematian ini murni bunuh diri. “Jasad langsung diserahkan ke keluarga dan dimakamkan di pemakaman setempat,” kata dia kepada Madiunpos.com, Jumat (21/10/2016).
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: