Tim Penyidik Kejari Gagal Temui Yuni Widyaningsih

Sponsored Ad

Sponsored Ad
KOTA – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pulang dengan tangan hampa atas upayanya menemui tersangka kasus dugaan penyelewengan DAK bidang pendidikan 2012-2013, Yuni Widyaningsih, kemarin (26/10). Mantan wakil bupati itu dicari di lima lokasi oleh para penyidik, usai tiga kali mangkir panggilan pemeriksaan. Selain itu, upaya tim penyidik tersebut juga untuk mengklarifikasi kondisi Ida –sapaan Yuni Widyaningsih--. Sebab saat panggilan pemeriksaan terakhir, Selasa (25/10) lalu, Ida mangkir dengan alasan sakit.

Kepala Kajari Ponorogo Suwandi menuturkan, tim penyidik sebanyak tujuh orang mendatangi lima lokasi baik rumah maupun aset milik Ida. Selain rumah pribadi Ida di Jalan Juanda, tim juga mendatangi tempat usaha Ida di Jalan dr. Soetomo, Jalan Panjaitan dan Jalan Teratai. Selain itu, orang tua Ida di Jalan Raden Saleh juga turut didatangi penyidik. Tapi, tim penyidik tidak berhasil bertemu. ‘’Tempat-tempat itu merupakan milik dan yang berkaitan dengan tersangka. Harapannya bisa ditemui di tempat-tempat tersebut,’’ ujar Suwandi.

Ditambahkan, upaya tim penyidik menemui Ida adalah untuk silaturahmi. Yang dimaksud, adalah untuk mengklarifikasi kondisi Ida. Terakhir Ida dipanggil kejari Selasa (25/10) lalu, dan tidak datang dengan alasan sakit. Di rumah pribadi Ida, penjaga rumahnya mengatakan pemilik rumah tidak berada di tempat sejak Minggu (23/10). ‘’Upaya ini sebagai itikad baik kami. Sebelumnya kami sudah melayangkan surat, lalu dijawab sedang sakit. Oleh karena itu kami silaturahmi untuk klarifikasi jawaban surat tersebut,’’ terangnya.

Menurut Suwandi, pihaknya memang ekstra hati-hati dalam menyidik kasus tersebut. Bukan karena ada tekanan, namun agar alat bukti yang diperlukan dapat terpenuhi secara maksimal. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya menemui Ida. Suwandi menyatakan pihaknya masih memberi toleransi kepada Ida. ‘’Langkah selanjutnya akan kami pertimbangkan terlebih dahulu dengan tim. Penyidikan lama bukan karena ada tekanan, namun karena kami memang ingin hati-hati dan lebih yakin,’’ ujarnya.(mg4/irw)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: