Hindari Tumpukan Material, Truk Dump Tabrakan dengan Vixion , Satu Kritis, Satu Tewas

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO — Seorang pelajar tewas seketika dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jl. Ponorogo-Magetan KM 5-6 yang masuk di Dukuh Bakalan, Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Minggu (27/11/2016) sekitar pukul 03.30 WIB. Pelajar itu tewas setelah tertabrak truk hingga terseret hingga 12 meter dari lokasi tabrakan.

Kecelakaan lalu lintas itu melibatkan sepeda motor dan truk. Sepeda motor dikendarai Rahmat Romadoni, 17, seorang pelajar asal RT 001/RW 006, Dukuh Kalipucang, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, dan berboncengan dengan Luki Prasetia, 20, yang merupakan tetangga Rahmat Romadoni. Sedangkan pengemudi truk bernama Khoiri, 36, warga RT 003/RW 001, Dukuh Meri, Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo, Magetan.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, mengatakan satu orang tewas di lokasi dalam kecelakaan itu, yaitu Rahmat Romadoni yang mengendarai sepeda motor. Sedangkan temannya yang membonceng, Luki Prasetia, mengalami luka berat di sekujur tubuhnya dan saat ini masih dirawat di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Peristiwa laka lantas ini terjadi pada Minggu dini hari dan kondisi di jalan tersebut masih gelap. Saat itu truk berpelat nomor AE 9278 UN yang dikemudikan Khoiri datang dari arah Magetan dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Karena di jalan tersebut baru sedang ada perbaikan jalan dan banyak material bangunan di jalan, truk melaju terlalu ke kanan untuk menghindari tumpukan material.

Dari arah berlawanan, ada sepeda motor Yamaha Vixion berpelat nomor AE 3372 VU yang dikendarai dua remaja itu datang dari arah Ponorogo. Kemudian saat itu juga, truk yang melaju cepat itu menabrak sepeda motor dan mendorong hingga 12 meter dari lokasi tabrakan.

“Itu truknya melaju cukup cepat dan jalannya terlalu ke kanan, sehingga sepeda motor dari arah berlawan tidak bisa menghindar dan tertabrak,” kata dia kepada Madiunpos.com, Minggu.

Lebih lanjut, saat ini sopir truk sudah dibawa di Mapolres Ponorogo untuk dimintai keterangan. Diduga sopir truk terlalu cepat dalam mengendari kendaraannya, padahal sudah tahu di lokasi itu sedang ada perbaikan jalan dan talud. “Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk lebih hati-hati saat berkendara, karena saat ini banyak jalan di Ponorogo yang sedang diperbaiki,” jelas dia.(madiunpos.com)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: