Teganya Tokoh Agama Asal Widodaren Ngawi Ini, Embat Bocah Dibawah Umur

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Mawar selaku korban asusila diperiksa di Polsek Widodaren. FOTO  Siaga Indonesia
NGAWI -Tidak selamanya tokoh agama menjadi panutan masyarakat apalagi jika perilakunya menyimpang dari norma maupun etika. Menyusul kasus yang menjerat salah satu tokoh agama sebut saja HNK (52) pria asal Dusun Katerban, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Ngawi, akibat perilaku yang menyimpang terpaksa dirinya harus berurusan dengan petugas kepolisian.

Seperti diketahui HNK yang sudah menunaikan ibadah haji dua kali ini diduga kuat melakukan pencabulan terhadap seorang bocah perempuan dibawah umur sebut saja Mawar (9) yang tidak lain sebagai anak tirinya dari istri keduanya. Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan disebutkan, aksi bejat atau tindakan tidak senonoh yang dilakukan HNK terhadap Mawar ini dilakukan tiga kali dalam waktu sebulan dirumahnya sendiri yakni, 25-27 dan 29 Oktober 2016.

Kabarnya, Mawar selaku korban ini merupakan anak dari istri kedua yang dinikah siri oleh HNK. Sedangkan perilaku tidak patut HNK selama itu dilakukan setiap kali Mawar pulang sekolah dalam kondisi rumah sepi sekitar pukul 13.00 WIB. Begitu rumah sepi Mawar langsung diajak masuk ke kamar kemudian terduga pelaku ini melepas satu persatu pakaian korban dan terjadilah tindak pencabulan.

“Iya benar kami menerima laporan adanya kasus pencabulan dengan korban dibawah umur. Dan kasus itu masih dilakukan pemeriksaan secara intensif,” terang Kapolsek Widodaren AKP Juwahir, Jum’at (25/11).

Karena kasusnya melibatkan korban dibawah umur tandasnya, maka kasus asusila tersebut bakal dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Ngawi. Pernyataan Kapolsek Widodaren itu langsung dibenarkan Kasubbaghumas Polres Ngawi AKP ES Martono.

“Barusan ada informasi adanya kasus asusila dengan korban dibawah umur  dari Widodaren itu. Sesuai rencana kasusnya akan dibawa ke sini (Polres Ngawi-red) untuk diperiksa di UPPA. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami beritahu nanti,” pungkas Kasubbaghumas Polres Ngawi AKP ES Martono. (pr/Siaga Indonesia)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: