Harga Tiket Masuk Telaga Ngebel Naik

Sponsored Ad

Sponsored Ad
NGEBEL – Masyarakat yang ingin berwisata ke telaga Ngebel wajib merogoh kantong lebih dalam. Pemkab Ponorogo menaikkan retribusi masuk wisata alam di Kecamatan Ngebel tersebut. Karcis masuk yang semula Rp 4 ribu naik menjadi Rp 6 ribu. Pemkab berdalih kenaikan tarif masuk itu untuk mengejar target pendapatan daerah. ‘’Retribusi kami naikkan sejak November lalu,’’ kata Kepala Disbudparpora Ponorogo, Sapto Djatmiko.

Kenaikan harga tiket bukan tanpa sebab. Wisata telaga Ngebel dinilai sudah cukup ramai belakangan. Wisatawan tidak hanya dari masyarakat lokal. Namun, datang dari berbagai daerah lain di luar bumi reyog. Sapto menyebut telaga Ngebel sudah mulai dikenal.

Selain itu, berbagai fasilitas di dalamnya juga semakin lengkap. Taman arena bermain hingga fasilitas perahu dan becak air. Sapto menambahkan, akses jalan menuju lokasi wisata juga sudah lebih baik. ‘’Jumlah pengunjung tercatat mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Sebaliknya, retribusi terlalu murah,’’ paparnya.

Pihaknya menambahkan peningkatan tarif retribusi sudah sesuai perda jasa usaha yang memang dilakukan perubahan. Pun, Sapto menyebut peningkatan sebesar Rp 2 ribu tersebut masih cukup ideal. Dia optimistis peningkatan masih terjangkau bagi pengunjung. Sapto membandingkan dengan sejumlah objek wisata sejenis di daerah lain.

Harga tiket Rp 6 ribu masih paling murah dibanding lainnya. Padahal wahana di dalamnya cukup lengkap. Sapto mengaku kerap menerima masukan agar harga tiket segera dinaikkan. ‘’Sebenarnya Rp 6 ribu itu juga masih terlalu murah mengingat banyaknya perbaikan dan penambahan wahana di Ngebel,’’ ungkapnya.

Sapto membantah kenaikan retribusi untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dia menegaskan target PAD tahun ini sudah tercapai. Pada 2016, ditarget setor ke pemkab Rp 600 juta. Sedang, saat ini sudah mencapai Rp 800 juta. Namun, Sapto mengakui kenaikan tarif cukup membantu mengoptimalkan capaian target.

Selain itu, cukup membantu mencapai target tahun depan. Sebab, target PAD telaga Ngebel diprediksi meningkat sepuluh persen. ‘’Sudah saatnya telaga Ngebel bersaing dengan wisata serupa di daerah lain. Semoga ke depan pengunjung semakin meningkat,’’ katanya. (agi/irw)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: