Kelebihan Beban Penyebab Kerusakan Jalan di Sampung

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SAMPUNG – Jalan kabupaten mulai dari Nglurup-Jenangan-Pohijo di Kecamatan Sampung, rusak parah. Titik kerusakan tersebar hingga tiga kilometer. Salah satu titik kerusakan paling parah ada di Nglurup.

Di titik tersebut, ada dua lubang besar berdiameter lebih dari dua meter. Lantaran musim hujan, lubang kerap digenangi air. ‘’Genangan itu sebenarnya salah satu penyebab kerusakan jalan,’’ ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Ponorogo, Jamus Kunto.

Jalan yang juga alternatif menuju Wonogiri itu terus mengalami kerusakan karena sejumlah sebab. Menurut Jamus, selain genangan, ada penyebab lain.

Di antaranya, kelebihan beban muatan kendaraan yang melintas. Selain itu, karena umur konstruksi jalan yang memang sudah lama. ‘’Kalau sudah masalah umur konstruksi, artinya sudah waktunya pemeliharaan. Namun, genangan dan beban muatan kendaran yang melintas itu juga yang terus menyebabkan kerusakan,’’ paparnya.

Jamus berdalih kekurangan anggaran yang menyebabkan pemeliharaan di jalan Nglurup-Jenangan-Pohijo tidak maksimal. Dia menuturkan, jalan kabupaten penghubung tiga desa di Sampung itu sudah dalam kondisi rusak parah sejak beberapa tahun lalu. Pada tiga tahun lalu, DPU sudah pernah memperbaiki jalan tersebut.

Perbaikan dilakukan dengan meningkatkan konstruksi jalan menjadi rigid pavement atau beton. Hanya, karena keterbatasan anggaran, perbaikan tidak bisa dilakukan menyeluruh. Hanya titik-titik yang saat itu dinilai parah. ‘’Setiap tahun anggaran, kami selalu plot perbaikan di Nglurup hingga Pohijo,’’ klaimnya.

Menurut Jamus, kerusakan jalan yang ada di Ponorogo memang sangat banyak. Dari seluruh jalan kabupaten, yang dalam kondisi rusak mencapai 40 persen. Anggaran yang tersedot untuk perbaikan jalan kabupaten tahun ini mencapai lebih dari Rp 200 miliar. Dia mengaku terus melakukan perbaikan sesuai pilihan teknis yang ada. Jika perbaikan dirasa cukup dengan hotmix, maka itu yang dilakukan. Namun jika memang terpaksa harus diubah konstruksinya menjadi beton, maka akan dilakukan namun tidak menyeluruh. Hanya di titik terparah seperti yang selama ini dilakukan di Nglurup-Jenangan-Pohijo. ‘’Kami tentu ingin tuntas dalam memperbaiki jalan di Ponorogo. Sebab itu juga menjadi prioritas dari pemerintahan sekarang. Namun, tentu tetap mengacu pada jumlah anggaran yang ada,’’ jelasnya. (mg4/irw)

Sumber : Radar Madiun
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: