Maling Sakti. . Embat Motor Sekaligus BPKB, Pengakuannya Tak Dipercaya Polisi

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditengarai jaringan Jawa Tengah (Jateng), ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan, Kamis (8/12-2016)
MAGETAN - Kegigihan personil Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan mengejar pelaku pencurian kendaraan bernotor (curanmor) jaringan Jawa Tengah (Jateng)yang beroperasi di wilayahnya, membuahkan hasil.

Dua tersangka ditangkap, yakni Saryono alias Ciblek (43) warga Purwokerto, Banyumas dan Ali Mahrus (40) warga Bungkal, Ponorogo.

Mereka ditangkap saat akan membawa motor curiannya ke Jateng.

Saat diperiksa keduanya kompak mengaku baru kali pertama melakukan pencurian kendaraan bermotor.

"Kami tidak begitu saja percaya. Kami tetap mengembangkan kasus curanmor yang berhasil diungkap anggota Reskrim. Karena akhir akhir ini pelaku curanmor Jateng banyak beroperasi di Magetan. Ditambah salah seorang pelaku berjuluk Ciblek ini sangat populer,"kata Kasubbag Humas Polres Magetan AKP Steven Suyatni mendampingi Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Partono kepada Surya Online, Kamis (8/12-2016).

Dari kedua tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan, diantaranya, sepeda motor matik relatif keluaran terbaru nopol AE 5682 BS komplit dengan BPKB.

"Kami juga masih terus korek, dari mana BPKB itu, karena sangat tidak mungkin BPKB itu ada di jok motor. Kedua pelaku masih bungkam asal BPKB itu,"kata AKP ST Suyatni.

Dikatakan AKP Suyatni, modus operandi yang dilakukan tersangka ini mencari sasaran motor yang kunci kontaknya masih tertinggal dan menancap di motor.
"Makanya, begitu kedua pelaku keliling mencari sasaran dan sampai di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dia melihat motor korban yang di parkir diteras rumahnya dengan kunci yang masih menancap. Tak menunggu lama, kedua berhenti dan langsung membawa motor itu,"jelasnya.
Rencananya, kendaraan roda dua curian itu, akan dibawa ke Purwokerto, Banyumas, Jateng. Tapi naas, sebelum berhasil dibawa ke Jateng, anggota Satreskrim Polres Magetan berhasil menangkapnya.

"Kalau menurut pengakuan keduanya, motor itu akan dipakai sendiri, tidak untuk dijual. Dan dia mengaku baru pertama mencuri, ini karena tidak punya motor, pingin punya motor,"kata AKP Suyatni.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 363, sebagai pelaku pencurian dengan ancaman pidana penjara sembilan tahun.
"Kalau dilakukan seorang diri, tersangka diancam pidana selama tujuh tahun. Tapi karena ini dilakukan dua orang pelaku secara bersekutu, keduanya diancam hukuman sembilan tahun penjara,"pungkas AKP Steven Suyatni.

Sumber : surabaya.tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: