Rusak akibat Tanah Gerak, Dua Ruang Kelas SD di Ponorogo Dirobohkan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO — Dua ruang kelas di SD Negeri 02 Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, terpaksa dirobohkan menyusul kerusakan yang parah akibat diterjang bencana tanah gerak.

"Dua ruang kelas terpaksa kami robohkan karena kondisinya sudah rusak parah. Selain itu, kondisi ruangannya juga membahayakan bila terus dipakai," ujar Kepala SDN 02 Tugurejo, Mujiono, Senin (26/12/2016).

Mujiono menuturkan, manajemen sekolah memutuskan merobohkan dua ruang kelas lantaran khawatir ruangan itu akan ambruk manakala bencana tanah gerak terjadi lagi.

Dua ruang kelas yang dirobohkan adalah kelas III dan IV.

"Untuk ruang kelas lainnya masih dalam kondisi baik karena dibangun di atas tanah bercadas," ujar Mujiono.

Pembongkaran dua bangunan ini, kata Mujiono, sudah mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan Ponorogo. Untuk itu, ia akan mengajukan proposal pembangunan dua ruang kelas pengganti kepada Pemkab Ponorogo.

Sebagai gantinya, untuk sementara waktu, kegiatan belajar siswa kelas III dan IV dipindahkan di ruang perpustakaan dan ruang karawitan. Kondisi dua ruangan itu masih bagus dan layak pakai.

Mengenai usulan Dinas Pendidikan Ponorogo untuk memindahkan kegiatan belajar di sekolah lain, Mujiono mengatakan tidak setuju lantaran lokasinya jauh dari sekolah asal. Jarak sekolah lain yang terdekat dari sekolah asal berjarak sekitar tiga kilometer.

Ditanya mengenai tanah untuk pembangunan dua ruang kelas baru bila disetujui pemerintah, Mujiono mengatakan sudah menyiapkan lahan di timur sekolah.

Harapannya, tahun anggaran 2017, pemerintah menyetujui usulan pembangunan ruang kelas baru.

“Di halaman sekolah masih ada tempat, kami akan mengusulkan bangunan baru sebagai pengganti dua ruang kelas itu,” ujar dia.

Sumber : KOMPAS.com, Muhlis Al Alawi
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: