Tahun Ini, PEMKAB Ponorogo Gelontor Rp 9 Miliar untuk Bantuan Bencana Alam

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Hingga November 2016 jumlah peristiwa bencana di wilayah Ponorogo, tercatat sebanyak 546 bencana.

Sebanyak 564 bencana itu terdiri dari bencana tanah longsor, tanah gerak, kekeringan, angin puting beliung, dan kebakaran.

Namun, ada dua bencana paling menonjol di Ponorogo tahun ini, bencana tanah longsor dan angin puting beliung.

Hal itu dikatakan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, kepada wartawan saat acara refleksi akhir tahun di Pendopo Pemkab Ponorogo, Kamis (8/12/2016) sore.

Ipong menuturkan meski jumlah bencana alam di Ponorogo jumlahnya sangat banyak, namun tidak ada yang menimbulkan dampak yang besar.

"Tidak ada yang berdampak luas dan mengakibatkan banyak terjadi korban jiwa," ujar Ipong.

Selama terjadi bencana di Ponorogo, Ipong mengakui tidak banyak meninjau langsung lokasi bencana. Sebab, tugas itu sudah diwakili wakil bupati.

Ipong menyebut, anggaran kebencanaan di Ponorogo tahun ini senilai Rp 9 miliar.

Hingga akhir tahun ini, anggaran kebencanaan itu sudah habis untuk memberikan bantuan kepada korban bencana yang jumlahnya sangat banyak.

Bantuan yang diberikan, kata Ipong, kepada korban memang tidak besar. Hanya sekadar bantuan logistik, berupa beras, mie instan, serta bahan bangunan ringan.

"Anggaran bencana kita minim, hanya Rp 9 miliar. Tahun depan juga akan kami anggarankan lagi Rp 9 miliar," kata Ipong.

Banyaknya bencana di berbagai daerah di Indonesia, membuat usulan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meningkatkan anggaran kebencanaan Ponorogo sebesar Rp 40 miliar pada tahun depan tidak dapat direalisasikan.

"Tahun ini kami sudah mengusulkan anggaran dana kebencanaan ke BNPB sebesar Rp 40 miliar. Tapi, kemungkinan sulit direalisasikan karena kondisi alam di beberapa wilayah di Indonesia yang akhir-akhir ini terjadi," terang Ipong.

Sumber : surabaya.tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: