Anak Juragan Sapi Tewas Tabrak Pohon

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MAGETAN – Lembaran tahun 2016 ditutup dengan peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tragis di Magetan. Dua nyawa remaja yang juga berasal dari Bumi Ki Mageti melayang. Masing-masing adalah Cucu Dwi Anggara, 21, warga Desa Bulugunung Kecamatan Plaosan dan Nanda Faisal, 21, warga Desa Bandar Kecamatan Sukomoro.

Mobil Honda CRV warna putih nopol AD 7889 CU yang ditumpangi menabrak pohon trembesi di Jalan Raya Magetan-Sarangan, tepatnya di Desa/Kecamatan Sidorejo Magetan kemarin (31/12) sekitar pukul 04.30.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Lawu, laka lantas tunggal itu bermula saat mobil yang dikemudikan Cucu itu melaju dari arah Kota Magetan. Berdasar keterangan sejumlah saksi, kecepatan mobil tinggi. Saat memasuki tikungan tajam di Desa Sidorejo mobil tampak hendak menyalip kendaraan di depannya. Sayang, putra Kuswanto, juragan sapi asal Desa Bulugunung itu tak bisa mengendalikan kendaraannya. Mobil selanjutnya menabrak pohon trembesi di kanan jalan. ‘’Mobil dari arah timur. Waktu mau nyalip justru melaju lurus dan menabrak pohon,‘’ ungkap Sumilan, salah seorang warga.

Kerasnya tabrakan membuat bumper hingga body bagian kiri mobil ringsek. Bahkan, batang pohon trembesi juga sampai patah. Mobil juga sampai berputar arah 180 derajat hingga akhirnya terjun di sawah. Saat kali pertama proses evakuasi, Nanda yang duduk di bagian kiri sudah meregang nyawa. Sedangkan Cucu masih bernafas. Air bag mobil juga sudah berfungsi. ‘’Sopirnya (Cucu, Red) dibawa ke RSUD dr Sayidiman. Kondisinya sudah kritis waktu dibawa ambulans,‘’ bebernya.

Saat dikroscek, ternyata Cucu pun meninggal saat menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Sayidman Magetan. Sejumlah kerabat korban yang menunggui terlihat menangis histeris. Bahkan, sebagian jatuh pingsan. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Lawu, Cucu adalah anak orang berpengaruh di Magetan. Kuswanto, ayahnya pada 2015 kena masalah dengan hukum lantaran ketangkap basah sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS). Saat ini, Kuswanto juga sedang menjalani masa rehabilitasi karena hanya sebagai pengguna.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Magetan AKP Deddy Eka Aprilianto mengatakan pihaknya masih melakukan olah TKP. Berikut meminta keterangan saksi-saksi. ‘’Saat ini masih ditangani oleh petugas kami di lapangan. Kemungkinan human error. Indikasi mabuk belum ada,‘’ jelasnya.

Deddy mengatakan kendaraan secepatnya dievakuasi. Kondisi kendaraan mengalami ringsek di bagian depan sisi kiri dan kaca depan pecah. ‘’Kerusakan akibat kerasnya benturan dengan pohon. Termasuk penyebab meninggalnya korban Nanda di lokasi kejadian ‘’ ungkapnya. (odi/ota)

Sumber : radarmadiun.co.id
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: