Banjir Bandang Landa Desa Karangan Balong Ponorogo

Sponsored Ad

Sponsored Ad
BALONG --- Usai diguyur hujan lebat sejak pukul 13.00 WIB, warga Desa Karangan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo sempat merasakan banjir bandang mulai pukul 15.27 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Banjir merendam satu rumah warga dan dua warung makan.

Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Setyo Budiono, menjelaskan, kejadian banjir memang sering terjadi di kawasan ini terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Di sini memang langganan banjir, tapi surutnya juga cepat,” jelasnya kepada Cendana News di lokasi, Selasa (17/1/2017).

Kondisi saat banjir menerjang.

Menurut Budi, panggilan akrab Setyo Budiono, banjir ini selain diakibatkan kiriman air dari kawasan Kecamatan Ngrayun juga karena beberapa jembatan di Desa Karangan tepatnya di sekitar SMPN 1 Balong tersumbat sampah.

“Tapi bukan sampah limbah rumah tangga, melainkan sampah dari ranting-ranting dan guguran daun di sepanjang aliran sungai,” ujarnya.

Meski sempat menerjang rumah Sumarji (60), kerugian materiil hingga kini belum ada. Beruntung banjir hanya sekitar satu jam lalu surut. Banjir sempat menggenang depan rumah masuk hingga ke kamar di dalam rumah.

“Yang terdampak hanya rumah Pak Sumarji, beruntung tidak ada kerugian materiil maupun korban jiwa, karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong,” cakapnya.

Banjir yang menerjang di Desa Karangan ini sempat melumpuhkan lalu-lintas, banyak kendaraan roda dua terlihat mogok saat beberapa pengendara berusaha menerobos banjir. Bahkan kendaraan roda empat menunggu banjir surut.

“Anggota kami juga turun tangan membantu mengatur lalu-lintas dan menolong pengendara motor yang mogok,” tandasnya.

Budi berharap, kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Selain membahayakan warga juga dapat menyebabkan kerugian materiil, karena sekitar SMPN 1 Balong banyak terdapat petakan sawah padi siap panen.
Suasana banjir yang melanda Desa Karangan, Ponorogo.

“Semoga kejadian seperti ini tidak ada lagi, kami juga berusaha semaksimal mungkin memantau jika ada bencana banjir lagi,” pungkasnya.

Sumber : Charolin Pebrianti cendananews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: