Bau Kotoran Ayam Menyengat, Warga Bancar Bungkal Pindah di Kantor Desa

Sponsored Ad

Sponsored Ad
BUNGKAL - Tak betah dengan bau kotoran kandang ternak ayam, belasan warga terpaksa pindah di kantor desa. Aksi nekat ini sengaja dilakukan warga karena kesal, lantaran tidak ada upaya perbaikan kandang dari pemilik.

Sejumlah warga dan anak-anak yang tinggal di dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo terus berdatangan ke kantor desa. Mereka layaknya pindahan, dengan membawa peralatan mandi dan tidur.

Aksi nekat ini karena warga semakin resah dengan bau kotoran kandang ayam yang diisi sekitar 1200 ekor ayam. Apalagi kandang ayam petelur ini tak jauh dari pemukiman warga.


Berbagai upaya, termasuk mediasi sebenarnya sudah dilakukan warga dan perangkat desa untuk.menyelesaikan masalah ini. Namun si pemilik kandang, Sutarno bersikukuh dengan pendirian dan enggan menutup atau mengurangi jumlah populaso ayam agar tidak menimbulkan polusi. "Saya kemarin terpaksa tidur kantor desa,belajar juga di kantor desa. Karena di rumah bau banget. Kalau di kantor desa kan tidak.bau, " kata Ahmad Rifai.

Walaupun di kator desa banyak nyamuk. Ahmad mengatakan tetap bertahabn. Bahkan Ahmad berangkat sekolah juga dari kantor desa.

Sementara warga lain, Kateno, mengatakan hal yang sama yakni bau kotoran yang sangat menyengat. Dia mengaku sudah berapa kali. "Tapi ya tetap tidak ada hasilnya. Samapi sekarang bau masih sangat menyengat. Sangat mengganggu sekali," katanya.

Kateno berharap pihak Pemkab Ponorogo segera menutup kandang. Selain menimbulkan pencemaran dan keresahan warga. Dia mengaku kadang ayam yang sudah berdiri tiga bulan lalu diduga tidak mengantongi izin. (mit/kun)

Sumber : beritajatim.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: