Bupati Trenggalek dan Ponorogo Kaji Jalur Alternatif Baru

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Trenggalek - Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardan dan Bupati Ponorogo Ipon Muchlisoni sepakat untuk mengkaji penguatan jalur alternatif baru pada ruas Trenggalek-Ponorogo. Langkah tersebut diambil karena kondisi jalur utama sering terjadi tanah longsor.

Emil, Selasa (31/1/2017) mengatakan, penguatan jalur alternatif dari Trenggalek menuju Ponorogo maupun sebaliknya sangat penting dilakukan, sebagai salah satu solusi apabila jalur utama di ruas jalan nasional mengalami longsor.

"Seperti kita ketahui kondisi jalan nasional saat ini seperti apa kejadiannya, terkadang lumpuh bisa sampai tiga hari. Disaat seperti itu kalau mau menunggu terlalu lama, kalau putar balik terlalu jauh dan lebih dari 100 KM," ujarnya.

Proses perbersihan longsor di KM 17 Trenggalek-Ponorogo/Foto: Adhar Muttaqin

Menurutnya, akses Trenggalek-Ponorogo merupakan jalur penting pagi perekonomian di kawasan barat daya Jawa Timur tersebut, karena selain menjadi penghubung antar kabupaten, wilayah Trenggalek maupun Ponorogo juga menjadi penghubung antara Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah maupun Jakarta.

"Trenggalek-Ponorogo ini adalah jalur salah satu jalur favorit distribusi barang maupun jalur penumpang di Selatan Jawa. Jadi ini bukan hanya kepentingan Trenggalek, tapi juga kepentingan Jawa Timur," ujarnya.

Kedua bupati rencananya akan mengusulkan jalur alternatif baru kepada Gubernur Jatim untuk menjadi jalan provinsi. Saat ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Trenggalek serta Ponorogo tengah melakukan koordinasi untuk mengkaji opsi-opsi yang akan diambil untuk jalur alternatif.

Bencana tanah longsor di ruas jalan nasional di wilayah Trenggalek terus menerus terjadi selama kurun waktu tiga bulan terakhir. Bahkan selama sepakan ini telah terjadi dua kali longsor.
(bdh/bdh)

Sumber : detik.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: