Diejek, Waria Siram Kuah Sambal ke Wajah Anak 10 Tahun

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SURABAYA - Seorang waria bernama Luluk Sariman (50) akhirnya digelandang ke Mapolrestabes Surabaya. Sebab, waria asal Jalan Pakis Sidokumpul I Nomor 33, Surabaya itu terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak berumur 10 tahun. Hanya karena sakit hati, waria yang biasa 'mangkal' di Komplek Makam Kembang Kuning ini menyiramkan kuah pedas ke muka bocah tersebut.

Sariman yang akrab disapa Lukuk itu ditangkap Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah mendapat laporan orang tua OS (10), korban. Kendati mereka tetangga kos, namun perbutan Luluk dianggap telah melanggar hukum. Sebab, kuah tersebut serupa dengan sambal masakan padang.

Kepada polisi, Luluk mengaku sama sekali tidak bermaksud untuk melakukan tindakan itu. Menurutnya, dia hanya ingin menakut-nakuti korban dianggap ndablek. "Saya sudah minta ijin ke orang tua dia (korban, red) kok," aku Luluk.

Namun, setelah memarahi korban, Luluk mengatakan bahwa korban malah menantangnya. Darisanalah, dirinya mulai emosi. Karena tidak dapat mengendalikan emosinya, dia menyiramkan kuah sambal yang dibawanya ke muka korban, kemudian mengusap usapkannya.

"Saya sadar, perbuatan saya salah. Tapi kok tega ibunya melaporkan saya. Padahal, saya baik sekali sama anaknya. Sejak kecil anak itu sudah sering ajak dan saya perhatikan," sesal Luluk.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguno mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak ini bermula saat korban menangis di depan kos pelaku. Pada saat korban menangis, Luluk sedang menyapu teras. Saat itulah, tanpa sengaja sapu waria ini mengenai kaki korban.

"Menurut pelaku, saat itu korban marah dan ngomel tidak karuan. Kemudian korban membawa satu botol air mineral dan disiramkan ke kasur pelaku," ungkap Kompol Bayu, Kamis, (05/01/2017). Darisini, emosi pelaku mulai muncul. Tapi emosinya saat itu bisa diredam.

Keesokan harinya, sepulang sekolah korban duduk di ruang tamu tidak jauh dari ibunya. Entah apa alasannya, pelaku kemudian mendatangi korban. Di sana, pelaku memarahi korban dan mengancam dengan berteriak akan menggorok korban jika tetap nakal. Tetapi, hal itu justru membuat korban membantah dan mengejek pelaku.

"Hal ini kembali membuat pelaku marah. Pelaku kemudian mencakar mulut korban. Terakhir, pelaku juga mengambil kuah sambal masakan padang dan diusapkan ke muka korban," beber Bayu.

Perbuatan pelaku membuat korban kesakitan. Karena sambal tersebut tidak hanya mengenai muka tetapi mata bocah SD tersebut. Melihat anaknya kesakitan, orang tua korban tidak terima dan langsung melapor ke Polrestabes Surabaya. Setelah korban menjalani VER dan menunjukkan ada bekas penganiayaan, pelaku pun langsung ditangkap dan saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Sumber : surabayapagi.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: