Ini Dia Rencana Bupati Ponorogo untuk Tekan Angka Kecelakaan Pelajar SMP dan SMA di Ponorogo

Sponsored Ad

Sponsored Ad
PONOROGO - Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni berencana menyediakan angkutan sekolah dari desa ke kota untuk pelajar SMP dan SMA yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Bukan pengadaan bus, tapi penyediaan angkutan sekolah dari desa ke kota," kata Bupati yang akrab disapa Ipong saat dihubungi, Sabtu (7/1/2017) sore.

Dikatakannya, untuk sementara penyediaan bus dari Pemkab Ponorogo masih terbatas, sekitar 500 hingga 700 pelajar sehari.

Bupati menuturkan, anggaran bagi penyediaan transportasi bagi pelajar hanya sebesar Rp 1,1 miliar. "Kalo dibelikan bus anggarannya gak cukup," katanya.

Bus atau angkutan yang dipakai, kata bupati, adalah angkutan pedesaan yang banyak tidak dioperasikan lagi.

"Jadi rencananya memerdakan ankodes yg hampir punah atau tidak jalan," jelasnya.

Ia menuturkan, tujuan program yang dia gagas itu untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

Sebab, sebagian besar pelajar di Ponorogo berangkat ke sekolah dengan menaiki sepeda motor. Padahal sebagain besar belum memiliki SIM.

"Dan usia mereka memang belum boleh naik motor," jelasnya.

Dia mengaku saat ini konsepnya teknisnya masih sedang digarap.

Nantinya, angkutan disewa pemkab, dan pelajar dapat memanfaatkannya secara gratis.

"Saat ini sedang di konsep, pada saatnya akan disampaikan," imbuhnya.

Setelah program ini berjalan, pelajar yang belum memiliki SIM dilarang membawa sepeda motor ke sekolah.

Sumber : tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: