Inilah Kondisi TKW Ponorogo Korban Kekerasan Di Singapura

Sponsored Ad

Sponsored Ad
TKW PONOROGO menjadi korban kekerasan Di Singapore

Nama Fadila Rahmatika
Umur 20th
Alamat dsn Blimbing rt 1 rw 3 ds Sukorejo kec Sukorejo ,kab Ponorogo.

Tanggal 1 bulan Februari 2016, Farida berangkat kerja ke Singapura lewat PT PANCAMANAH UTAMA SURABAYA.

Selama Fadila bekerja disana, dia baru bisa berkomunikasi dengan keluarga bulan April waktu masih berada dirumah majikan yang pertama sehabis itu dia mengabarkan kepada keluarga bahwa dia telah pindah majikan dan tidak pernah ada kabar lagi tau tau keluarga dapat kabar kepulanganya dengan keadaan cacat fisik dan mental seperti yang terlihat pada foto.

Tanggal 27 bulan November2016 Fadila tiba dikampung halaman, menurut penjelasan saudari Fadila dia diantarkan oleh seorang wanita yang tidak dikenal ke pelabuhan dan di turunkan di Batam, sampai pada akhirnya ada oknum tentara yang bertugas disana menolong Fadila karena melihat kejanggalan pada Fadila dan diantarkan ke sebuah kampung ponorogo di Batam.

Sekitar1 bulan yang lalu, kasus ini sudah pernah masuk diakun sosial media Facebook, namun hingga detik ini Fadila dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Harjono S Ponorogo belum mendapatkan hak haknya dari pihak terkait.

Keluarga menuntut pertanggung jawaban dari pihak majikan, PJTKI dan sponsor atas dugaan kasus penganiayaan ini, dan kasus ini sekarang dalam pendampingan Kabar Bumi Ponorogo.

Terkait kebutuhan Fadila, dia membutuhkan uluran tangan dermawan kawan kawan semua untuk biaya pengobatan dan pasca dirawat dirumah sakit mengingat Fadila berasal dari keluarga kurang mampu dan uang yang dibawa dari Singapura cuma $8 Singapur.

Untuk bantuan bisa dikirim ke rekening ketua Kabar Bumi Ponorogo Sriati 007001030440502 (BRI)
Phone : +62813367992317 (Sriati / Fendy.
:+6282226883636 (Yudha

Hari senin tgl 1 januari 2017
Fadila di bawa pulang kerumah
Mengingat kondisi kejiwaan fadila yang tidak stabil dan tidak bisa dicampur dengan pasien yang lain
Dokter menyarankan agar dilla dibawa pulang.
Saat ini tim pendampingan dari KBP
(kabar bumi ponorogo)
Masih akan mendiskusikan dengan pihak keluarga
Dan menyarankan agar dilla dibawa ke RSJ menur di surabaya.
Untuk proses penyembuhannya.
Dilla mengalami depresi dan guncangan kejiwaan setelah kembali dari singapura.
Dia sering nglantur, merintih kesakitan,Ketakutan .Stres

semoga Dilla lekas pulih. Dan keadilan untuk Dilla didapatkan.

Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: