Juragan Pemilik Warung Kopi Plus-plus di Madiun Berhasil Diringkus Polisi

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MADIUN -- Sediakan Pekerja Seks Komersil (PSK) beserta kamar untuk begituan bagi pembeli di warungnya, Bambang (50), seorang penjual kopi di Desa Pajaran, Saradan, Kabupaten Madiun ditahan polisi, pada Kamis (29/12/2016) lalu.

Pria yang belum memiliki anak ini, mempunyai dua warung kopi.

Dua warung kopinya masing-masing memiliki kamar tidur dan ditunggu oleh PSK sekaligus pelayan warung berinisial SM dan IY.

"Kami mendapat keluhan dari masyarakat dan tokoh agama, banyak warung remang-remang menyediakan PSK di sekitar Caruban. Dari hasil operasi, kami menangkap seorang mucikari," kata Kasubag Humas Polres Madiun AKP Paidi, Senin (9/1/2017) siang.

Hasil pemeriksaan, kata Paidi, mucikari bernama Bambang ini mengaku sudah dua setengah bulan menyediakan PSK di warungnya.

Dari hasil kegiatan itu, Bambang mendapat bagian Rp 20 ribu dari tarif PSK seharga Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu untuk sekali transkasi.

"Pengakuan tersangka, biasanya sehari satu PSK bisa melayani tiga pelanggan," kata Paidi kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dikatakan Bambang, pelanggan di warungnya rata-rata berprofesi kernet dan sopir truk.

Ia mengaku terpaksa menjalani profesi sebagai mucikari karena terdesak kebutuhan ekonomi.

"Terpaksa, untuk mencukupi hidup sehari-hari," sambung dia.

Kini, Bambang ditahan di Mapolres Madiun akibat perbuatannnya. Dia dikenakan pasal 296 KUHP. (SURYA/Rahadian Bagus)
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: