Kenalan Via Medsos, Pria ini Tinggalkan Perempuannya di Hotel Kelas Melati Magetan Lalu Bawa Kabur Motor

Sponsored Ad

Sponsored Ad
MAGETAN - Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Magetan menangkap Boyson Thomas Fernando (39) warga Dukuh Krajan Timur, Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, hanya dalam waktu singkat setelah membawa kabur motor milik seorang perempuan.

ilustrasi pencurian motor

Keterangan yang dihimpun SURYA.co.id, Boyson Thomas Fernando yang punya tiga nama alias, yaitu Nando, Dede dan Gofur ini diduga anggota jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus penipuan.

Mayoritas korban jaringan ini adalah para perempuan yang dijebak lewat media sosial (medsos).

Pertemuan pertama pelaku dengan korban terjadi setelah keduanya berkenalan lewat medsos dilakukan di Ponorogo.

Dari pertemuan pertama itu keduanya saling tukar nomor ponsel dan PIN Blackberry Messenger.

"Dari pertemuan itu menurut pengakuan korban dan pelaku. Keduanya saling berhubungan intens,"ujar sumber Surya di intern Polres, Minggu (22/1-2017).

Dalam waktu singkat, tambahnya, keduanya janjian ketemuan lagi. Waktu itu korban diminta pelaku menyusulnya di Kediri.

"Pertemuan kedua ini yang ngajak Boyson. Setelah bertemu di Kediri, keduanya berboncengan menuju ke Magetan," jelasnya.

Namun, lanjut Polisi ini, belum sampai kota Magetan, baru masuk perbatasan Madiun - Magetan, Boyson mengajak korban menginap di Hotel Murah, yang biasa dikenal warga setempat sebagai hotel esek esek di Desa Gembiran, Kecamaan Maospati, Kabupaten Magetan.

"Mungkin aja setelah menumpahkan hasratnya. Pelaku kemudian meminjam motor korban dengan alasan untuk melihat proyek yang dikerjakan di Ngawi dan korban diminta menunggu di Hotel Murah,"katanya.

Tapi setelah ditunggu hingga larut malam pelaku tidak kunjung tiba. Korban melapor ke Polsek Maospati yang kemudian meneruskan ke Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Magetan.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Partono membenarkan kejadian itu dan secepatnya memerintahkan tim Resmob yang dipimpin Ipda Henrico Suharsono memburu pelaku yang diperkirakan lari ke Pasuruan.

"Tebakan personil kami bahwa tersangka lari bersembunyi didesanya, benar adanya. Dan tersangka berhasil ditangkap hanya berselang empat jam dari kejadian,"kata AKP Partono kepada Surya, Minggu (22/1/2017).

Sejumlah barang bukti, satu sepeda motor sport AG 3023 ZL, warna merah hitam, dengan STNK atas nama Ribut, alamat Jalan Hayam Wuruk RT19/RW06, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek diamankan Polisi bersama pelaku di Mapolres Magetan.

Sumber : surabaya.tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: