Salah Paham soal "Sini Tak Masukin", Penjaga Gerai Provider Dianiaya

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SURABAYA - Seorang penjaga gerai provider telekomunikasi di Surabaya babak belur dihajar sejumlah pria bertubuh kekar. Masalahnya sepele, hanya karena kalimat "sini tak masukin".

Seorang pelanggan berinisial AMR (24) merasa tersinggung dengan kalimat yang diucapkan RF (25), penjaga gerai provider di Jalan Darmo Surabaya, awal pekan lalu. Saat itu, AMR sedang mengakses layanan kartu provider.

Kepada polisi, korban mengatakan, bahwa yang dimaksud kalimat "sini tak masukin" adalah tawarannya untuk membantu memasukkan kartu di ponsel pelanggan setelah di-upgrade.

"Tapi oleh pelanggan, kalimat itu dinilai melecehkan," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Bayu Indra Wiguno, Rabu (18/1/2017).
Pelaku pemukulan terhadap RF diamankan Polrestabes Surabaya

AMR kemudian memanggil sopirnya dan meminta sopir tersebut membuat perhitungan dengan korban.

"Si sopir menyuruh korban meminta maaf, tapi korban menolak karena merasa tidak punya salah," kata Bayu.

Karena korban menolak, sopir tersebut memanggil lima rekannya dan menghajar korban.

Korban yang merasa dianiaya langsung melapor ke polisi. Tidak lama kemudian, polisi berhasil mengamankan semua pelaku pengeroyokan.

Para pelaku dijerat Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sumber : KOMPAS.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: