Hindari Bencana, Pilih Jalur Alternatif, Celaka

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SOOKO – KeputusanSujianto memilih jalur alternatif untuk menghindari macet dampak tanah longsor di perbatasan Trenggalek-Ponorogo berujung celaka. Truk tangki nopol D 1377 LT sarat muatan gula cair yang dikemudikannya terperosok parit di Dusun Puru, Bedoho, Sooko, Ponorogo. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 kemarin (16/2). ‘’Kira-kira pas azan Subuh kejadiannya,’’ kata Sugeng, kamituwo dusun setempat.


Kecelakaan tunggal itu baru diketahui warga setempat setelah Sujianto mendatangi masjid untuk minta bantuan. Laki-laki 54 tahun warga Dusun Wonosari, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, itu ditemani kernet Iswanto yang juga warga Jawa Tengah. Lantas mereka mengantar ke kamituwo Sugeng. ‘’Korban kami minta istirahat dulu, karena kondisi masih gelap,’’ ungkapnya.

Menurut Sugeng, jalur tersebut sebenarnya tidak layak untuk dilalui kendaraan besar. Sugeng mengungkapkan, korban pernah melalui jalur tersebut sekitar delapan tahun silam. Namun, kondisi jalan saat itu jauh lebih baik jika dibanding sekarang. Apalagi belakangan juga sering turun hujan yang mengakibatkan tanah di wilayah tersebut labil. Dia menduga truk tangki tersebut terperosok lantaran jalan ambles. ‘’Kejadian itu langsung kami laporkan ke polsek,’’ terangnya.

Kapolsek Sooko AKP Sugeng Sukamto membenarkan peristiwa tersebut. Sugeng mengungkapkan korban bersama kernetnya hendak mengirim bahan baku permen seberat 14 ton. Truk tangki tersebut berangkat dari Wonogiri, Jawa Tengah menuju Kabupaten Malang, Jawa timur. ‘’Mungkin korban tak hafal medannya,’’ ungkapnya.

Selain jalan di desa tersebut sempit, juga berkelok dan naik turun cukup ekstrem. Pun kondisinya gelap karena lantaran tidak ada lampu penerangan jalan. Saat melewati tikungan tajam, truk tangki keluar badan jalan. Lantaran tanahnya labil, sehingga tidak kuat menahan beban truk tangki. Akhirnya, tergelincir dan masuk ke parit sedalam sekitar empat meter. ‘’Dua korban selamat, hanya luka kecil,’’ terang Sugeng.

Akibat kecelakan tersebut, kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah. Sebab, selain truk rusak sebagian muatannya tumpah. Sujianto, memiliki dokumen perjalanan lengkap. Dia menyebut, pihaknya sempat kesulitan mengevakuasi truk tangki nahas itu. Harus menggunakan truk derek dari Polres Ponorogo. ‘’Kejadian itu sudah dilaporkan perusahaan korban dan dianggap sebagai kecelakaan,’’ pungkasnya. (tif/sat)

Sumber : radarmadiun.co.id
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: