Bukit Lintang Sewu, Destinasi Wisata Baru dengan Hutan Kayu Putih Yang Menawan

Sponsored Ad

Sponsored Ad
BANTUL - Belum lama ini, muncul kembali destinasi wisata alam di kawasan Dlingo.

Bertempatkan di dusun Karangasem Munthuk Dlingo Bantul, Bukit Lintang Sewu merupakan salah satu tujuan wisata baru yang akan bisa anda kunjungi.

Saat Ini Bukit Lintang Sewu masih dalam tahap penggarapan. Berbagai Fasilitas umum sudah mulai digarap, seperti spot-spot untuk berfoto dan sebuah bangunan yang mirip gapura, yang akan menjadi icon utama tempat wisata baru tersebut.

Menurut Totok, Salah seorang pengelola koperasi Notowono, destinasi wisata baru bukit Lintang Sewu, masih berada di bawah naungan Koperasi Notowono tersebut.
Panorama alam dari Bukit Lintang Sewu. (tribunjogja/gilang satmaka)

Salah satu koperasi tersebut adalah yang membawahi beberapa lokasi wisata di daerah Mangunan, Terong dan Munthuk.

Ia juga mengatakan bahwa tempat baru tersebut akan menjadi salah tempat untuk gathering yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-19 Mei 2017 mendatang.

"Untuk mengenalkan juga bahwa, Bukit Lintang Sewu sebagai salah satu destinasi wisata baru, maka tempat ini akan di gunakan untuk gathering peduli pariwisata yang tergabung dalam 52 komunitas," ungkap Totok.

Tempat yang baru mulai digarap pada Januari 2017 tersebut, juga terus dikembangkan oleh pihak-pihak yang peduli dengan pariwisata.

Mereka juga mengajak masyarakat sekitar untuk terjun langsung, dan tentunya terlibat dalam pengelolaan Bukit Lintang Sewu.

Menurut Itock Van Diera Salah seorang Anggota dari komunitas Lintas Pariwisata, mengatakan bahwa, pentingnya pendampingan kepada masyrakat untuk mengelola tempat wisata baru tersebut dengan mandiri.

"Kami sangat mau membantu untuk terus mengembangkan potensi-potensi wisata baru yang dikelola tanpa investor. Karena kalau Investor-investor sudah masuk, masyrakat sekitar hanya menjadi buruh saja, dan tidak menikmati hasilnya ditanah sendiri. Kami sebagai Komunitas Lintas Pariwisata tidak hanya memperhatikan tentang sektor pariwisatanya saja, tetapi juga bagaimana masyarakat di sekitar tempat wisata juga bisa sejahtera," Papar pria berkepala plontos tersebut.

Memasuki Kawasan Bukit Lintang Sewu, panorama yang berbeda bisa anda saksikan, dari tempat wisata yang satu ini. Di Bukit Lintang Sewu pengunjung akan disuguhkan dengan panorama hutan Kayu Putih yang menawan.
Hutan Kayu Putih di Bukit Lintang Sewu. (tribunjogja/gilang satmaka)

Pepohonan kayu putih yang lebat, serta tinggi menjulang menjadikan Bukit Lintang Sewu tampak sejuk dan asri.

Pohon Kayu Putih yang lebat juga menjadi daya tarik burung-burung liar untuk bersarang di dahan pepohonan.

Jika beruntung Burung Alap-Alap (Semacam Elang Kecil) yang merupakan burung yang sudah mulai jarang ditemui, bisa anda saksikan melintas di deretan pepohonan kayu putih, untuk memangsa burung puyuh yang bersarang di akar-akar pohon kayu putih.

Untuk menuju ke puncak Bukit Lintang Sewu pengunjung akan berjalan sejauh 100 meter, bukan suatu track yang jauh untuk menuju ke puncak bukit.

Medan jalan berupa tanah liat yang sudah diperkeras memudahkan para pengunjung untuk sampai ke puncak Bukit Lintang Sewu.

Pepohonan Pinus yang berada dijalur pendakian bukit, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Untuk sementara ini masih diperbolehkan juga menuju puncak bukit tersebut menggunakan kendaraan roda dua.

Sesampainya di puncak bukit Lintang Sewu, pengunjung bisa menikmati udara sejuk, dan panorama alam yang menawan.

Spot foto menarik yang berbentuk seperti gapura, saat ini sedang dalam masa penggarapan, yang kelak bisa menjadi spot favorit untuk berfoto para pengunjung.

"Saat cuaca Cerah, pengunjung dapat menikmati megahnya gunung Merapi di sisi barat dan suasana sunset sore hari yang indah," ujar Totok.
Gapura yang jadi spot selfie di Bukit Lintang Sewu. (tribunjogja/gilang satmaka)

Menurut Matheus, salah seorang mantan pengelola KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan ) DIY, rencananya Bukit Lintang Sewu tersebut akan dibangun sesuatu yang sifatnya event edukasi budaya, Seperti adanya panggung sendra tari, untuk menceritakan perjalanan sejarah raja-raja mataram.

"Hal tersebut dilakukan karena berangkat dari kegelisahan dan keperihatinan bahwa tidak adanya ketidaktauan dari generasi muda sekarang, tentang cerita-cerita sejarah makam raja-raja imogiri," ungkap Matheus.

Untuk menuju ke lokasi wisata baru Bukit Lintang Sewu, pengunjung bisa menuju ke arah Puncak Becici, lalu belok ke kiri arah Mangunan, sekitar kurang lebih 2 Km pengunjung sudah bisa menemukan lokasi Bukit Lintang Sewu. (*)

Sumber : tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: