Tanggul Sungai Sono Jebol, 69 Rumah di Desa Maguwan Sambit Terendam Banjir

Sponsored Ad

Sponsored Ad
SAMBIT - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, terutama bagian Selatan, Selasa (28/2/2017) malam. Akibatnya, pada sekitar pukul 19:30 terjadi banjir di Dukuh Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.
Air banjir masuk ke rumah warga di KecamatanSambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak sore tadi, Selasa (28/2/2017). DOK. SETYO BUDIONO
"Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Ponorogo, menyebabkan tanggul Sungai Sono jebol dan tanggul di beberapa wilayah airnya meluap," kata Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono, Selasa (28/2/2017) malam.

Ketinggian banjir saat ini mencapai sekitar 20cm hingga 50cm dan menggenangi jalan raya Desa Maguwan.

Selain itu, banjir menggenangi beberapa lahan pertanian siap panen.

Budi mengatakan, banjir juga menyebabkan sekitar dua RT terdiri dari kurang lebih 69 rumah terkena material banjir berupa lumpur dan pasir di bagian halaman rumah.

"Selain itu, ada delapan rumah kemasukan air setinggi sekitar 20cm," kata Budi.

Banjir juga mengakibatkan rumah warga bernama Tunggak (60) di RT 2 RW 1 Dukuh Glagahan, yang dihuni empat orang itu rusak.

"Bagian dapur temboknya jebol akibat terkena banjir," jelasnya.

Budi menambahkan, BPBD Ponorogo telah membagi tim untuk mendata dan menyiapkan akomodasi di lapangan bersama dengan relawan.

"Saat ini BPBD dengan tim masih mendata kejadian banjir di berbagai lokasi," imbuhnya.

Sumber : tribunnews.com
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: