Termakan Berita Hoax, Orang Gila Sering Diamuk Massa

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Penculikan anak akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat. Tak heran jika orang tua yang masih memiliki anak-anak sangatlah khawatir. Bahkan tak jarang juga yang menyebar hoax dan isu-isu soal penculik tersebut padahal belum tentu kebenarannya.

Seperti yang terjadi pada seorang kakek di Banjarnegara kamis (16/3). Kakek 49 tahun itu menjadi korban pengeroyokan di Desa panggisari Kecamatan mandiraja Kabupaten Banjarnegara.  Kakek bernama Sapto Handoyo, itu ternyata mengalami gangguan kejiwaan ini dikeroyok massa ketika memasuki sebuah warung di desa Panggisari.
ㅤㅤ
Dikutip dari dailytawa, Pemilik warung yang terkejut kemudian berteriak sehingga masyarakat di sekitarnya mendatangi warung tersebut. Masyarakat yang mengira kakek tersebut berpura-pura gila dan bermodus sebagai penculik anak kemudian mengeroyok Sapto hingga terdapat luka memar di bawah mata kiri.
ㅤㅤ
Mengetahui kejadian tersebut, Kapolsek Mandiraja, AKP Minarto, S.Kom bersama dengan anggotanya kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan Sapto. Setelah ditelusuri ternyata kakek tersebut berasal dari Kabupaten Cilacap. "Sapto yang mengalami gangguan kejiwaan ini pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Kemudian saat menjalani pengobatan alternatif di daerah Rembang, ia melarikan diri hingga sampai di Mandiraja.", ungkap Kapolsek Mandiraja.
ㅤㅤ
Setelah kejadian tersebut, Sapto kemudian dikembalikan kepada keluarganya di Cilacap yang rencananya akan dilakukan pengobatan alternatif kembali.
ㅤㅤ
Disamping itu, Kapolsek Mandiraja juga telah mendatangi massa yang melakukan pengeroyokan kepada Sapto. "Massa yang melakukan pengeroyokan telah kami berikan pembinaan dan penyuluhan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali. Selain itu, disana kami juga telah mengimbau masyarakat agar dalam setiap kejadian tidak main hakim sendiri dan agar melaporkannya ke Polsek Mandiraja.", jelas Kapolsek
ㅤㅤ
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Banjarnegara, AKBP Saiful Anwar, S.Sos, SIK, MH melalui Kasat Reskrim, AKP T. Sapto N., SH menjelaskan bahwa isu penculikan di wilayah Banjarnegara adalah hoax.

Oleh karena itu guys, jangan percaya dengan kabar-kabar hoax yang belum tentu tahu kepastiannya. Jangan sampai kita melukai seseorang apalagi menuduhnya yang tidak pernah ia lakukan.



Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: