Begini Kronologi Pembunuhan Banyuates Sampang Yang Dikabarkan Carok

Sponsored Ad

Sponsored Ad
Sampang - Dassir (30), warga Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tewas mengenaskan di jalan raya desa setempat, tepatnya di Dusun Bedeuh, Minggu (9/4/2017).

Korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi tergeletak bersimbah darah pada pukul 08.30 WIB. Korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri dan leher bagian belakang dan luka bacok pada punggung bagian kanan dan pelipis sebelah kiri.

Informasi yang dihimpun PortalMadura.Com dari berbagai sumber menyebutkan, korban pada pukul 07:30 WIB mengantarkan istrinya, Ulfa (25) ke rumahnya di Desa Rabiyan, Kecamatan Ketapang, Sampang, dengan mengendarai motor honda beat warna putih.

Tidak lama berselang, korban kembali pulang seorang diri ke rumahnya di Desa Lar Lar, Banyuates. Namun, ditengah jalan berpapasan dengan pelaku dan terjadi cek cok mulut. Persoalannya, hal sepeleh, yakni korban membleyer motor.

Pelaku yang dikabarkan warga, adalah berinisial Sfd (35), warga Desa Lar Lar.

Setelah dilakukan pengejaran 1x24 jam, Inisial Sfd (35) pelaku pembunuhan terhadap Dassir (30) warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang berhasil diciduk polisi beserta barang bukti sebilah celurit yang masih ada noda darah manusia.

"Tersangka sekarang sudah menjalani pemeriksaan di kantor Polsek Banyuates," terang AKP Hery Kusnanto, Kasat Reskrim Polres Sampang, Senin (10/4/2017).

Lebih lanjut Hery menjelaskan, motif dari kejadian carok itu adalah salah paham. Sebab, sebelum terjadi duel korban mengantarkan istrinya dengan mengendarai sepeda motor. Saat berpapasan dengan tersangka, motor korban dibleyer.

"Kejadian itu, setelah korban balik arah usai mengantar istrinya, ternyata memang ditunggu oleh tersangka dan mereka duel dengan mengunakan senjata tajam," imbuhnya.

Masih kata Hery, kedua orang tersebut sama-sama mengunakan senjata tajam yakni celurit dan pisau. Tersangka memegang celurit dan korban memakai pisau.

"Sementara menurut pengakuan tersangka motifnya hanya salah paham, dan hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan, nanti kita kabari lagi," tandasnya
Sponsored Ad
J4ngan Lupa B4ca T!ps Ber!kut ini: